Dislutkan NTB terus Berinovasi untuk Produksi Pakan Ikan secara Mandiri

0
Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTB melalui Balai Benih Ikan (BBI) Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar Lombok Barat terus berinovasi untuk memproduksi pakan ikan secara mandiri dengan membangun Bale Pakan Ikan Mandiri.
Foto : Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTB melalui Balai Benih Ikan (BBI) Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar Lombok Barat terus berinovasi untuk memproduksi pakan ikan secara mandiri dengan membangun Bale Pakan Ikan Mandiri (MetroNTB/Ist)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTB melalui Balai Benih Ikan (BBI) Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar Lombok Barat terus berinovasi untuk memproduksi pakan ikan secara mandiri dengan membangun Bale Pakan Ikan Mandiri.

“Dalam sehari, bale pakan ikan tersebut mampu memproduksi sekitar 1 sampai 2 ton pakan ikan per hari,” ungkap Kepala Bale Pakan Ikan Mandiri, Fajrin Ridiansyah Halil, 7 Desember 2020.

Ia menjelaskan, jenis pakan ikan yang diproduksi saat ini adalah pakan ikan  terapung bukan pakan tenggelam.

“Artinya, pakan yang diproduksi oleh pabrik-pabrik besar hampir sama dengan pakan yang diproduksi oleh bale pakan ikan mandiri,” tutur Fajrin

Sebab, lanjutnya pakan ikan yang terapung banyak diminati oleh masyarakat budidaya ikan air tawar.

“Alhamdulillah pakan ikan dapat kita produksi sendiri yang dikemas dalam NTB Gemilang. Dalam skala industri kecil, kami sudah bisa memproduksi pakan ikan sendiri untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan di NTB,” kata Fajrin

Ia juga menjelaskan, bahan baku yang dibutuhkan dalam pembuatan pakan ikan tersebut diantaranya, dedak padi, jagung, kedelai dan tepung ikan. Semua bahan itu akan diolah oleh mesin sesuai dengan kadar protein yang dibutuhkan oleh ikan.

“Hebatnya lagi, dari semua bahan baku itu semua dari hasil pertanian NTB,” puji Fajrin

Dikatakan, upaya ini untuk mempermudah kebutuhan pakan terhadap masyarakat budidaya ikan tawar. Karena biaya budidaya ikan hampir 80 persennya dihabiskan untuk pakannya.

“Dengan adanya pakan ikan mandiri ini dapat mengurangi biaya pakan pada budidaya ikan. Misalnya, harga pakan dari pabrik sebesar Rp 11.000 ribu per kilonya, sementara pakan yang kita jual lebih murah dari itu,” kata Fajrin menambahkan (*)

Comments

comments