NTB Masih Tergantung Dana Transfer Pusat

0
Foto ; Asisten II Setda Provinsi NTB, Ir. H. Ridwan (MetroNTB/Dis)

Mataram, MetroNTB.com – Asisten II Setda Provinsi NTB, Ir. H. Ridwan Syah mengakui bahwa Provinsi NTB hingga kini masih termasuk daerah yang  tergantung pada dana transfer dari pusat.

“Kapasitas fiskal NTB masuk pada kategori rendah. Hal tersebut disebabkan Karena PAD NTB dalam postur atau struktur APBD masih sekitar 30%,” ungkapnya saat menghadiri acara malam apresiasi Pelaksanaan Gebyar Pajak Kendaraan Bermotor tahun 2020, di kantor Bappenda Provinsi NTB, Sabtu 21 November 2020.

Ia berharap pada RPJMD tahun 2023, ikhtiar bersama untuk melangkah masuk kepada daerah sebagai kategori provinsi dengan kapasitas fiskal yang menengah atau mampu mencapai angka 45 persen dapat tercapai.

“Ini semua perlu dukungan dan kerjasama semua pihak,” ujar Dae Iwan sapaan akrabnya

Selain itu, apresiasi juga disampaikan karena meski ditengah pandemi Covid-19, capaian target pendapatan daerah (PAD)  sebelum HUT NTB tangal 17 Desember 2020 sudah sesuai rencana.

Sementara, Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol Noviar provinsi NTB saat ini memiliki 5 juta lebih penduduk, dengan jumlah kendaraan motor sekitar 1,6 juta unit.

“Artinya potensi ini masih memiliki peluang dengan akan bertambahnya kendaraan bermotor, begitupun kapasitas sarana jalan raya masih memungkinkan kelayakannya,” katanya (*)

Comments

comments