Pemprov NTB Ancam Putus Kontrak dengan Pengelola Aset di Gili Trawangan  

0
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah meminta agar aset-aset yang bermasalah tersebut segera diselesaikan dengan mengedepankan koordinasi dengan berbagai pihak. Pemerintah Provinsi NTB melalui Biro Hukum sudah melakukan somasi dua kali kepada pihak PT. GTI namun sampai saat ini belum juga ada jawaban.
Foto ; Gubernur NTB, Zulkieflimansyah meminta agar aset-aset yang bermasalah tersebut segera diselesaikan dengan mengedepankan koordinasi dengan berbagai pihak. Pemerintah Provinsi NTB melalui Biro Hukum sudah melakukan somasi dua kali kepada pihak PT. GTI namun sampai saat ini belum juga ada jawaban. (MetroNTB/Dis)

Lombok Utara, MetroNTB.com – Gubernur NTB, Zulkieflimansyah meminta agar aset-aset yang bermasalah tersebut segera diselesaikan dengan mengedepankan koordinasi dengan berbagai pihak. Pemerintah Provinsi NTB melalui Biro Hukum sudah melakukan somasi dua kali kepada pihak PT. GTI namun sampai saat ini belum juga ada jawaban.

 

“Upaya somasi masih satu kali, kalau sampai yang ketiga kalinya. Maka sesuai prosedur pihak pemprov harus memutuskan kontraknya,” kata Gubernur saat mendampingi KPK di Gili Trawangan, Senin Senin 23 November 2020

 

“Mudah-mudahan masalah ini segera selesai, karena saya melihat para pengunjung sudah mulai rame. Jangan sampai masalah ini membuat gaduh yang menganggu aktivitas ekonomi di Gili Trawangan,” harap  Zulkieflimansyah

 

Usai meninjau asset di Gili Trawangan, Gubernur kembali ke Mataram untuk menandatangani surat kuasa khusus bantuan hukum non letigasi lahan pemerintah provinsi.

 

Penandatanganan surat kuasa ini dilakukan bersama koordinator III, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Aida Ratna Zulaiha, Asisten perdata dan tatausaha negara (Asdatun) Kajati NTB dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah Provinsi NTB beserta Pemda Kabupaten Lombok Utara.

 

“Ini merupakan langkah dan upaya serius dari pemerintah Provinsi NTB guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui optimalisasi pengelolaan aset daerah,” katanya

 

“Insya Allah akan di coba untuk mencari jalan terbaik agar bermanfaat bagi masyarakat kita,  menguntungkan pemda dan tidak merugikan investor,” ucap Zulkieflimansyah (*)

 

Comments

comments