Dislutkan Komitmen Kembangkan Potensi Perikanan di NTB

0
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, H. Yusron Hadi saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Ikan Nasional di halaman kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Kamis 26 November 2020
Foto ; Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, H. Yusron Hadi saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Ikan Nasional di halaman kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Kamis 26 November 2020 (MetroNTB/Dis)

Mataram, MetroNTB.com – Dinas Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi komitmen mengembangkan potensi perikanan potensi perikanan yang cukup besar Nusa Tenggara Barat.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, H. Yusron Hadi saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Ikan Nasional di halaman kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Kamis 26 November 2020

Menurutnya, peringatan Hari Ikan Nasional ketujuh ini menjadi momentum untuk membangun komitmen mengembangkan perikanan dan peningkatan konsumsi ikan di tengah pandemic COVID-19.

Dikatakannya, komitmen itu diwujudkan dalam bentuk bantuan stimulus berupa sarana pengolahan ikan seperti mesin peniris minyak, mesin pengolahan abon ikan, mesin packing dan lemari pendingin bagi kelompok nelayan dan wirausaha di Batu Kumbung dan Embung Pas, Lombok Tengah.

Seperti diketahui, luas perairan laut sebesar 29.159,04 km2 (59,13 %) yang lebih luas dari wilayah daratannya yang sebesar 20.153,15 km2 (40,87 %). Budidaya laut 72,863,58 km2 dengan total produksi 1.297.325 (data Dislutkan 2018).

“Potensi produksi satu juta ton pertahun ini juga mulai dikelola dengan program strategis industri kelautan yang melibatkan 2.132 UKM yang memproduksi berbagai olahan ikan dan hasil laut baru sebesar 210.453 ton setahun,” ungkap Yusron

“Serapan hasil industri perikanan ini juga dikelola melalui bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang dengan hasil produksi laut sebagai keberpihakan pada produk lokal sekaligus mengkampanyekan gerakan makan ikan dan program strategis industrialisasi,” kata Yusron menambahkan (*)

Comments

comments