OJK NTB Minta Masyarakat Waspada Investasi Bodong

0
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Farid Faletehan
Foto : Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Farid Faletehan (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta masyarakat untuk waspada terhadap investasi bodong.

Kepala OJK NTB Farid Faletehan mengingatkan masyarakat waspada dan jeli melihat bisnis atau investasi yang menawarkan keuntungan yang berlipat ganda.

“Apalagi investasi tersebut meminta sejumlah uang untuk diinves dan hasilnya menggiurkan,” ujarnya usai Rapat Kordinasi Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Daerah NTB, di Ruang Rapat Kantor OJK, Mataram, Rabu 18 November 2020.

“Salah satu hal yang bisa dikenali dalam investasi bodong atau tanpa izin adalah imbalan yang dijanjikan kepada investor tidak masuk akal,” kata Farid

Menurutnya, jumlah yang ditawarkan cukup besar sehingga sangat menggiurkan. Cara melihat kewajaran atau tidak wajar adalah dengan melakukan rujukan kepada badan keuangan resmi atau perbankan.

“Salah satu ciri-ciri dan modus yang biasa dilakukan, pada awalnya ditawari sejumlah barang yang memiliki harga fantastis namun pada akhirnya meminta sejumlah uang,” terang Farid

Pada dasarnya, praktek yang dilakukan selalu berhubungan dengan uang.

“Barang yang ditawari hanya sebagai pemulus investasi bodong ini,” tuturnya

Ditambahkan, berbeda dengan dengan praktek yang dilakukan Multi Leveng Marketing (MLM) biasanya usaha yang tawarkan adalah menawarkan produk.

“Jadi, usaha yang legal dan logis harus jelas, baik izin, produk usaha, dan logis memilik barang yang dijual atau tawarkan. Mereka memiliki prodak dan murni bisnis, itu bedanya,” kata Farid menambahkan (*)

Comments

comments