Warga Lingkar Tetap Menolak, Pemasangan Plang Perubahan Nama Bandara Batal

0
Foto : Ratusan masyarakat bersama tokoh lingkar bandara melakukan aksi penolakan pemasangan plang nama bandara menjadi Zainuddin Abdul Majid Lombok Internasional Airport (ZAMLIA) di depan Bandara Lombok, Tanak Awu Kecamatan Pujut, Minggu 15 November 2020 (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Ratusan masyarakat bersama tokoh lingkar bandara melakukan aksi penolakan pemasangan plang nama bandara menjadi Zainuddin Abdul Majid Lombok Internasional Airport (ZAMLIA) di depan Bandara Lombok, Tanak Awu Kecamatan Pujut, Minggu 15 November 2020.

Aksi unjuk rasa merupakan buntut dari surat edaran Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat tentang pergantian plang nama BIL menjadi ZAMLIA.

Tokoh masyarakat dlTanak Awu Lalu Saifudin mengatakan, aksi unjuk rasa ini merupakan aspirasi masyarakat yang harus didengar oleh dinas Pariwisata Provinsi NTB

“Ini adalah tanah leluhur kami yang harus kami jaga sampai mati,” ungkapnya

Dikatakan, jika memang ingin mengganti nama bandara ini maka seharusnya panggil semua tokoh yang ada di Lombok Tengah ini.

“Kami atas nama masyarakat 100% menolak pergantian nama bandara,” tegasnya

Masyarakat lingkar bandara siap berkorban nyawa untuk mempertahankan nama bandara ini.

“Kami tidak ingin menghianati tokoh pendahulu kami yang memperjuangkan tanah kelahiran kami,” tegas Saifuddin

Ketua forum pemuda lingkar bandara Lalu Arik Rahman Hakim meminta pemerintah dalam hal ini untuk memprovokasi masyarakat.

“Tolong jangan jadi provokator ditengah masyarakat. Jangan benturkan kami selaku masyarakat, kami masyarakat intelek yang mampu berpikir obyektif,” katanya

“Kami juga meminta Kepala DinasĀ  Pariwisata NTB untuk segera mundur dari jabatan, karena sudah lakukan tindakan provokatif ditengah masyarakat,” imbuhnya

Pihaknya juga menegaskan bahwa penolakan pergantian nama bandara ini akan terus disuarakan

“Penolakan nama bandara ini akan terus kami sampaikan sampai kapanpun,” ancamnya

Sementara itu tokoh masyarakat lingkar bandara H Lalu Putria mengatakan, pihaknya turun melakukan unjuk rasa karena membaca surat edaran dari Dinas Pariwisata NTB tentang pergantian nama BIL ini akan diganti pada malam Senin

Pihaknya meminta kepada pemerintah provinsi (Gubernur) dan Bupati Lombok Tengah untuk duduk bersama

“Kami meminta kepada Bupati dan Gubernur dan jajaran pemerintah untuk kita duduk bersama secara baik-baik,” pintanya

Ia mengakui pernah menyampaikan kepada Gubernur terkait persoalan nama bandara ini

“Saya selaku orang tua sudah menyampaikan secara tertulis dan secara lisan kepada gubernur NTB untuk melibatkan semua tokoh dalam persoalan nama bandara ini,” katanya

Ditegaskan, saat ini di Lombok Tengah akan ada Pilkada tapi pemerintah Provinsi malah membahas tentang pergantian nama Bandara ini

“Untuk pihak yang mempunyai kepentingan mari kita dahulukan kearifan lokal,” imbuhnya

Lalu Putria mengaku bahwa telah dihubungi oleh pihak kepolisian dan mengatakan rencana pergantian plang nama bandara malam ini dibatalkan

“Kami sudah dihubungi oleh pihak kepolisian dan mengatakan tidak ada pergantian plang nama bandara malam ini,” ungkapnya

Sementara itu, Wakapolres Lombok Tengah mengatakan, pihaknya sudah konfirmasi kepada pihak terkait bahwa pergantian plang nama bandara malam tidak jadi dilakukan. (red)

Comments

comments