Kejari Praya Mediasi Warga dan OPD Terkait Penutupan TPA Sampah Pengengat

0
Foto : Kejaksaan Negeri Praya Lombok Tengah memediasi masyarakat dan Karang Taruna Desa Pengengat bersama beberapa Kepala Dinas terkait penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, Senin 11 November 2020 (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Kejaksaan Negeri Praya Lombok Tengah memediasi masyarakat dan Karang Taruna Desa Pengengat bersama beberapa Kepala Dinas terkait penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, Senin 11 November 2020.

Masyarakat beberapa waktu lalu melakukan penutupan TPA karena dianggap sangat mengganggu dan merugikan masyarakat.

Hadir dalam mediasi tersebut adalah Dians Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pertanian, Dinas PUPR, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan.

Mediasi ini merupakan buntut dari ricuhnya TPA Pengengat yang dianggap mengganggu masyarakat dan tidak adanya penyelesaian masalah TPA yang berdampak pada kesehatan warga.

Kepala Kejaksaan Negeri Praya Lombok Tengah Otto Sompotan mengatakan, selain kewewenangan untuk penyelidikan tapi kejaksaan juga punya wewenang untuk memediasi pemerintah dengan BUMD dan BUMN. Tidak salah jika warga menagih janji kepada pemerintah dan itu wajar-wajar saja

“Kami dari Kejaksaan tidak berpihak kepada siapapun tapi kita juga perlu bersabar dalam hal ini,” katanya

Asisten II H Nasrun mengakui bahwa Pemerintah Kabupaten belum memenuhi tuntutan warga Pengengat.

“Beberapa program yang dijanjikan sudah dikerjakan dan banyak juga yang belum,” katanya

Perwakilan Dinas PUPR Sopo Kabid Cipta Karya mengatakan, untuk jalan menuju ketanga-kelebuh itu DEDnya sudah jadi dan menghabiskan anggaran 24 miliar.

“Sekarang akan dikerjakan dulu spot-spot yang rusak,” tuturnya (Zan/Mn)

Comments

comments