Sebanyak 30 Mahasiswa Fakultas Teknik Unizar Ikuti Yudisium

0
Foto : Sebanyak 30 mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-Azhar mengikiti yudisium atau menyelesaikan pendidikan jenjang strata 1 (S-1), dan berhak menyandang gelar Sarjana Teknik (ST) (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Sebanyak 30 mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Islam Al-Azhar mengikiti yudisium atau menyelesaikan pendidikan jenjang strata 1 (S-1), dan berhak menyandang gelar Sarjana Teknik (ST).

Dekan Fakultas Teknik Unizar, H Lutfi, ST., MT menyampaikan atas nama pimpinan dan keluarga besar Fakultas Teknik mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium yang telah menyelesaikan studinya dengan baik.

“Apresiasi juga saya sampaikan kepada kalian semua lebih khusus yang mendapatkan IPK terbaik di Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil ini. Semoga kalian mendapatkan ilmu yang barokah dan dapat bermanfaat untuk dunia dan akherat kelak,” ungkapnya Sabtu 07 November 2020.

Lutfi berharap, pengukuhan kelulusan mahasiswa-mahasiswi ini menjadi bekal untuk menegakkan kebenaran dan kejujuran dengan nilai-nilai keadilan yang Islami sesuai dengan tuntunan Al Qur’an dan hadist Nabi Muhammad SAW.

Lutfi menjelaskan, Fakultas Teknik UNIZAR sudah mewisuda sebanyak 1201 orang alumni, periode semester genap Tahun Akademik 2019/2020 sudah meyudisium sebanyak 16 orang. Kemudian semester ganjil tahun akademik 2020/2021 yang dilaksanakan Sabtu 07 November 2020, peserta yudisium sebanyak 30 orang.

Dengan demikian lanjutnya, total yang akan menjadi alumni Fakultas Teknik UNIZAR sebanyak sebanyak 1247 orang.

Lutfi mengaku, capaian kelulusan mahasiswa dari tahun ke tahun di Fakultas Teknik semakin baik. Tercatat mahasiswa  aktif dalam kegiatan akademik di Kampus maupun mengikuti organisasi lain dan mendapatkan prestasi akademik maupun non akademik di kancah nasional maupun internasional, prestasinya sangat mendukung dengan akan diberlakukannya SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah).

SKPI ini lanjut dia,  dikeluarkan untuk mendampingi ijazah dan transkrip akademik. Kalau ijazah merupakan bukti telah selesainya suatu jenjang pendidikan tertentu dan transkrip nilai adalah daftar nilai pencapaian selama menempuh perkuliahan maka SKPI ini menyangkut kemampuan yang dibutuhkan sebagai prasyarat dalam persaingan dunia kerja dilihat dari latar belakang lulusannya.

“Kini kita memasuki era disrupsi, yakni era terjadinya perubahan yang mendasar pada berbagai bidang yang dilengkapi dengan era digitalisasi ini memudahkan bagi mahasiswa untuk belajar tanpa melibatkan guru ataupun orang tua. Hal ini sangat membantu  untuk mengembangkan keterampilan maupun skil mahasiswa baik pada kognisi, apeksi dan pisikomotoriknya.

Oleh karena itu, dirinya berpesan kepada semua peserta yudisium, bahwa dharma bakti lulusan ini telah ditunggu oleh keluarga,  masyarakat dan bangsa juga negara, jangan berhenti untuk belajar, karena belajar sumber ilmu bukan dari dosen saja, tapi dari segala persoalan, kesukaran, lingkungan juga menjadi sumber belajar untuk kesuksesan saudara.

Sebelum menutup acara, Lutfi menyampaikan sebuah pantun “Pak amat mencium aroma buah.
Pergi ke surabaya lewat bandara
Selamat anda sudah diyudisium dan akan menerima ijazah.
Bakal anda bekerja dan melamar kekasih tercinta”.

“Disungai ada buaya Buayanya sedang mencari mangsa Tak terasa anda sudah bergelar serjana Perjuangan kuliah kalian tidaklah sia-sia”.

Untuk diketahui, dari lulusan tahun ini, sebagian sudah bekerja di beberapa Instansi Pemerintahan. Oleh karenanya, sangat berharap, tunjukkan kualitas kerja, didikasinya.

Hadir pada kesempatan itu, Dekan Fakultas Teknik, Wakil Dekan I dan Wakil Kedan II dan para dosen se Fakultas Teknik. (*)

Comments

comments