Rumah Sakit Diminta Jadi Pelopor Penerapan Protokol COVID-19

0
Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah saat melaksanakan kunjungan kerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy- Syifa' Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Selasa (20/10).
Foto : Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah saat melaksanakan kunjungan kerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy- Syifa' Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Selasa (20/10).

Sumbawa Barat, MetroNTB.com –  Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah meminta Rumah Sakit menjadi pelopor penerapan protokol kesehatan covid-19 kepada masyarakat.

“Rumah Sakit harus menjadi pelopor dan teladan dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19,” ujar Rohmi saat melaksanakan kunjungan kerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy- Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Selasa (20/10).

Dikatakannya, penerapan protokol kesehatan COVID-19 dalam setiap pelayanan yang diberikan, baik itu dalam penyediaan fasilitas cuci tangan, praktek penggunaan masker, maupun jaga jarak atau physical distancing.

“Beginilah contoh penegakan protokol kesehatan COVID-19,” puji Rohmi

Selain memuji penerapan protokol kesehatan yang diterapkan, Rohmi juga memotivasi para Nakes yang hadir. Ia berharap agar para Nakes terus bersemangat dan tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Semangat jangan pernah kendor. Karena memang sejatinya sebagai pelayan masyarakat dibidang kesehatan tidak akan pernah berakhir. Tetap semangat.. InsyaAllah Allah SWT akan membalas semua yg bapak ibu lakukan,” ucapnya

Rohmi juga berharap agar masyarakat di KSB dapat terus membiasakan diri dengan Protokol kesehatan COVID-19.

“Mudah-mudahan pandemi ini segera berlalu dan kita bisa hidup senormal-normalnya. Nyamankan diri kita dengan pakai masker, tidak berkerumun, tidak berpelukan. Mari kita saling melindungi satu sama lain,” tuturnya

Sebelumnya, Direktur RSUD Asy-Syifa’, dr. Carlof menjelaskan bahwa pelayanan di RS sempat terganggu. Namun sejak dimulai adaptasi kebiasaan baru, seluruh pelayanan kesehatan sudah berangsur-angsur berjalan baik.

“Walau sempat kami tutup karena ada adaptasi pelayanan baru, Alhamdulillah sekarang pelayanan seluruhnya sudah kami buka kembali dengan mengadaptasi kebiasaan baru,” ungkapnya (*)

Comments

comments