Mahasiswi Unram Wakili NTB di Ajang Pemilihan Puteri Remaja Indonesia 2020

0
Syilvia Maulida Damayanti, mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Unram, mewakili NTB di ajang Pemilihan Puteri Remaja Indonesia 2020 tingkat nasional.
Foto : Syilvia Maulida Damayanti, mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Unram, mewakili NTB di ajang Pemilihan Puteri Remaja Indonesia 2020 tingkat nasional (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Pasca menyisihkan puluhan kandidat dan berhasil menyabet juara I tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Februari lalu, Syilvia Maulida Damayanti, mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Unram, mewakili NTB di ajang Pemilihan Puteri Remaja Indonesia 2020 tingkat nasional.

Rektor Universitas Mataram (Unram) Prof Dr H Lalu Husni, S.H., M.Hum berpesan, agar mahasiswi Ilmu Tanah itu membawa nama baik almamater dan Provinsi NTB di kancah nasional.

“Tampil maksimal, lepas, tidak terbebani, namun tetap mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” pesan Prof Husni.

Ditemui di Lobi Rektorat, Jumat (23/10) pagi, Puteri Remaja Indonesia 2020 NTB yang akrab disapa Syilvia itu mengungkapkan, aspek penilaian dalam ajang tersebut tidak hanya kecantikan semata, melainkan juga kecerdasan dan keluasan wawasan terutama dalam menyikapi isu-isu terkini.

“Audisi di tingkat nasional akan digelar pada 27 hingga 31 Oktober 2020 mendatang. Selain kecantikan dan keluasan wawasan, aspek penilaiannya juga behaviour (perilaku, red) dan kemampuan menginspirasi remaja lainnya,” ungkap Syilvia.

“Karena kita di sini akan menjadi role model (contoh, red),” tandasnya.

Gadis kelahiran 27 Mei 2001 silam itu mengatakan, saat audisi tingkat provinsi Februari lalu ia menawarkan gagasan mengenai wisata. Hal itu karena NTB khususnya Pulau Lombok memiliki banyak potensi alam yang masih perlu digali.

“Kita juga memiliki potensi sumber daya manusia yang masih perlu banyak diexplore (digali, red),” ucapnya.

Sementara untuk audisi di tingkat nasional pekan depan, Syilvia mengaku telah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin terutama persiapan mental, untuk dapat dengan cepat menguasai diri dan beradaptasi.

“Yang paling harus saya siapin itu adalah diri saya sendiri, karena nyiapin diri sendiri untuk berkompetisi di suatu tempat itu memang agak sulit,” ujarnya.

Namun demikian, Syilvia berharap dapat tetap menjadi dirinya sendiri sembari meningkatkan kualitas diri, dengan mengetahui kelebihan dan kekurangannya. (*)

Comments

comments