PKB NTB Suport Upaya Pemerintah untuk Digitalisasi Produk UMKM

0
Ketua DPW PKB NTB, H Lalu Hadrian
Foto : Ketua DPW PKB NTB, H Lalu Hadrian (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Ketua DPW PKB NTB, H Lalu Hadrian mengatakan, peningkatan kapasitas UMKM baik dari sisi kualitas dan kuantias produksi maupun dari sisi pemasaran harus terus dilakukan.

Di NTB, program industrialisasi yang dicanangkan Pemprov NTB juga mendorong peningkatan nilai tambah itu. Namun tetap perlu didorong sistem pemasaran menggunakan teknologi digital, pemasaran online.

“NTB sudah ada program industrualisasi. Ini bisa memberi nilai tambah bagi UMKM dari sisi produksi, namun pemasaran juga harus dipicu menggunakan e-commerce, pemasaran online. Sudah saatnya UMKM Go Online,” kata Hadrian, Selasa (27/10) di Mataram.

Ia memaparkan, UMKM Go Online juga terus diserukan Ketum PKB yang juga Wakil Ketua DPR RI, H Abdul Muhaimin Iskandar atau yang kerap disapa Cak Imin.

Saat menerima pimpinan industri E-Commerce Indonesia di kantornya, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10), Cak Imin menyampaikan bahwa gairah UMKM menjadi bagian industri E-Commerce di Indonesia saat ini mengalami kebangkitan dan kemajuan yang cukup signifikan. Tetapi perlu pembinaan dan peningkatan kualitas dan kesiapan UMKM Go Online.

Saat ini 64,2 juta UMKM di Indonesia adalah penyangga dan katub pelampung masalah ketenagakerjaan di Indonesia. Tak heran jika UMKM menjadi sektor yang paling mampu bertahan di tengah krisis.

Akan tetapi, dari 64,2 juta UMKM, hanya 8 juta (13 %) yang masuk pasar digital dan hanya 40 % yang terjangkau akses perbankan. Padahal, potensi ekonomi digital Indonesia tahun 2025 diprediksi mencapai USD 133 miliar. Sebuah peluang yang sangat besar utk UMK masuk ekonomi digital.

Meski begitu, Cak Imin meminta pemerintah dan seluruh stakeholder terkait untuk tidak berpangku tangan. Dia mendorong setiap pelaku UMKM dibina dan diperhatikan agar terus berinovasi dan berkreasi.

Ketua PKB NTB, H Lalu Hadrian Irfani menyatakan, sikap yang sama dilakukan jajarannya di NTB.

“Kesiapan inilah yang akan terus kita upayakan melibatkan pemerintah dan masyarakat. Motivasi UMKM Go Online inilah yang harus terus didorong juga di NTB ini,” tandas Hadrian.

Menurut Hadrian, tanpa inovasi dan kreatifitas UMKM tentu akan sulit bersaing di tengah ketatnya persaingan dunia usaha.

“Setiap bisnis dan usaha pasti akan menemukan fase persaingan yang keras dan tinggi. Itu hanya bisa diatasi dengan kualitas yang kompetetitif,” tukas Hadrian. (*)

Comments

comments