Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, PKC PMII Bali Nusra Sebut 4 UU Buat Gaduh

0
Foto : Ketua PKC PMII Bali Nusra Aziz Muslim (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Bali Nusra menyebutkan empat (4) Undang-undang tahun pertama pemerintahan Jokowi-Ma’ruf membuat gaduh.

Demikian disampaikan Ketua PKC PMII Bali Nusra Aziz Muslim saat sambutan pada acara Cipta Kondisi Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf, di Delima Cafe, kemarin 27 Oktober 2020.

“Ada empat (4) UU kontroversial pada tahun pertama Jokowi-Ma’ruf yaitu UU KPK, UU Minerba, KUHP dan terakhir ada UU Cipta kerja. Di seluruh Provinsi di Indonesia melakukan aksi demonstrasi besar-besaran yang di lakukan oleh mahasiswa dan seluruh OKP,” ungkap Aziz

“Bahkan, empat (4) UU tahun pertama ini seluruh mahasiswa dan buruh meminta Jokowi untuk mundur dari jabatannya,” katanya

Diskusi satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf penting dilakukan, sehingga PKC PMII Bali Nusra menggagas kegiatan ini.

“Penting kita diskusikan satu tahun kepemimpinan Jokowi-Makruf. Jangan sampai nawacita Jokowi yang digelorakan tidak bisa selesai sampai 5 tahun,” tegasnya

Sebagai orang gerakan, lanjut Aziz mahasiswa yang sering disebut sebagai agent of change dan agen of control. Tetapi sering kali apatis terhadap isu nasional, isu daerah maupun isu-isu yang lainnya.

“Itulah kemudian kita ingin mendiskusikan bahwa dari daerah sampai nasional. Apalagi besok hari sumpah pemuda, lagi ramai-ramau soal UU Cipta Kerja,” tuturnya

Mantan Ketua Cabang PMII Mataram ini menyinggung soal UU Citpa Kerja yang sampai hari ini masih menjadi tranding di diskusi mahasiswa dan buruh.

“Jika kita tidak ikut bambil bagian, maka kita konsekuensinya adalah harus menerima UU Cipta Kerja ini,” cetusnya

“Empat UU kontroversial ini menjadi tolak ukur kinerja Jokowi-Makruf,” kata Aziz menambahkan (red)

Comments

comments