PAS akan Wajibkan Hotel dan Restaurant Tampung Produk Lokal

0
Lale Prayatni saat menggelar silaturahmi dengan warga Desa Muncan, Minggu malam.
Foto : Lale Prayatni saat menggelar silaturahmi dengan warga Desa Muncan, Minggu malam (MetroNTB/Tim)

Lombok Tengah, MetroNTB.com –  Pasangan Lale Prayatni-Sumum (PAS) mewajibkan hotel dan restaurant menampung produk masyarakat lokal.

“Jika diberikan kepercayaan memimpin Lombok Tengah, pasangan  Menah Tandur ini akan memastikan geliat pengembangan pariwisata berpihak pada masyarakat,” kata Lale saat menggelar silaturahmi dengan warga Desa Muncan, Minggu malam.

Ia mengatakan salah satunya dengan membuat regulasi yang mengharuskan para pengusaha hotel dan restaurant membeli produk masyarakat lokal.

“Kalau kami diberikan amanat memimpin, usaha masyarakat harus maju,” tuturnya

Melalui regulasi tersebut, lanjutnya kebutuhan hotel, restauran dan perusahaan lain di sektor pariwisata harus dibeli dari produk masyarakat lokal.

“Misalnya forniture dan souvenir,  sebisa mungkin dari  pengerajin lokal. Begitu juga daging, telur dan sayur mayur, harus berasal Lombok Tengah,” terangnya

Selain memajukan usaha masyarakat, ini juga bertujuan mengintegrasikan masing-masing sektor unggulan di Lombok Tengah.

“Dengan harapan seluruh sektor harus mampu menguatkan pariwisata, begitu juga sebaliknya. Kualitas produk masyarakat yang bisa masuk di hotel dan restaurant, tentunya harus benar-benar terjamin.

Menurutnya, dalam hal ini dinas atau instansi terkait harus mampu membantu masyarakat menghasilkan produk yang sesuai standar, misalnya  melalui pelatihan dan lainnya. Kualitas produk masyarakat lokal sebenarnya tidak kalah dengan produk import

“Hanya saja, masyarakat kita masih kalah dalam hal kemasan, promosi maupun pemasaran,” katanya

Ditambah komitmen dan keberpihakan pemerintah daerah terhadap produk masyarakat, dianggap masih sangat minim. Akibatnya, barang-barang yang masuk ke hotel dan restaurant di Lombok Tengah, masih didominasi barang impor dari daerah lain.

Bahkan telur untuk kebutuhan konsumsi di beberapa  hotel, masih diimpor dari Bali. Padahal jumlah peternak ayam di Lombok Tengah sangat banyak. Hal ini disebabkan  kurangnya akses para pengusaha lokal menembus pasar di sektor pariwisata itu sendiri.

“Pemerintah seharusnya hadir membuka jalan bagi masyarakatnya,” imbuhnya

Dengan kewenangan yang dimilikinya nanti, pihaknya akan memastikan masyarakat Lombok Tengah menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri.

“Lombok Tengah kaya, jadi masyarakatnya harus sejahtera,” janji Lale

Sementara itu, tokoh masyarakat Muncan, Lalu Supriadi, meyakini pasangan PAS mampu menjalankan program yang tertuang dalam visi misi Lombok Tengah Menah Tandur.

Dengan jabatan dan pengalamannya di birokrasi selama ini, Prayatni-Sumum dipercaya memahami dan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai  persoalan masyarakat.

” Untuk Lombok Tengah yang Menah Tandur, tanggal 9 Desember nanti kita PAStikan pilihan kita pada nomor 1,” serunya. (*)

Comments

comments