BKPP Tuding Bawaslu Loteng Tertutup Terkait Kasus ASN

0
BKPP Tuding Bawaslu Loteng Tertutup Terkait Kasus ASN
Foto : BKPP Tuding Bawaslu Loteng Tertutup Terkait Kasus ASN (MetroNTB/Zan)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) menuding Bawaslu Lombok Tengah tertutup, tidak ada koordinasi dengan pemerintah daerah, terkait dengan kasus beberapa ASN yang sudah ditetapkan melanggar netralitas ASN.

“Kami sudah menerima rekomendasi dari KSN, ada dua (2) orang, satu kasus pelanggaran netralitas dan satu lagi kasus yang berbeda,” ujar Kepala BKPP Lombok Tengah, Muhammad Nazili, Senin 19 Oktober 2020.

Pihaknya mengaku sudah meminta data ke Bawaslu terkait adanya ASN yang melanggar netralitas.

Pihaknya sudah meminta beberapa kali kepada Bawaslu terkait adanya ASN yang melakukan pelanggaran pemilu yang sudah di BAP oleh Bawaslu untuk ditembuskan ke Bupati selaku PPK.

“Kita bisa tau siapa saja yang melakukan pelanggaran. Selama ini belum ada tembusan dari Bawaslu ke Bupati yang selaku PPK, tapi Bawaslu langsung melapor ke KSN,” kata Nazili

Seharusnya ada koordinasi antara Bawaslu dengan pemerintah daerah. Berapa jumlah yang melanggar dan berapa yang sudah di BAP seharusnya ditembuskan dulu ke daerah.

“Hal ini kami minta supaya kita juga bisa mengkontrol ASN. Mungkin dalam petunjuknya tidak ada aturan yang demikian akan tetapi setidaknya etika dalam pemerintahan seperti itu.
Pada ujungnya juga yang akan mengeksekusi ASN yang bermasalah adalah pemerintah dalam hal ini Bupati Lombok Tengah,” tuturnya

Nazili menambahkan, karena tidak adanya tembusan dan koordinasi antara Bawaslu dengan pemerintah daerah. BKPP mengaku tidak tahu siapa saja ASN yang sudah dipanggil Bawaslu

“Kita tau siapa saja yang sudah dipanggil setelah ada rekomendasi dari KSN,” katanya menambahkan (Zan/Mn)

Comments

comments