Kritik Usulan Kenaikan Tunjangan Dewan, Bupati Loteng : Silahkan Kaji Ulang

0
Bupati Lombok Tengah H Suhaili Fadil Tohir
Foto : Bupati Lombok Tengah H Suhaili Fadil Tohir (MetroNTB/Pian)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Bupati Lombok Tengah kritik usulan kenaikan tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi bagi anggota DPRD Lombok Tengah.

“Pengusulan kenaikan tunjangan  anggota Dewan ini tidak sesuai dengan keadaan perekonomian daerah terlebih lagi ditengah pandemi COVID-19,” ungkap Bupati Lombok Tengah H Suhaili Fadil Tohir, Rabu 14 Oktober 2020.

Ia menyebutkan, Dewan ini juga merupakan kepala daerah. Mereka tahu bagaimana kondisi keuangan daerah.

“Silahkan dikaji kembali usulan kenaikan tunjangan ini karena Dewan merupakan kepala daerah yang paham keadaan daerah,” pinta Suhaili

Menurutnya, pandemi COVID-19 membuat daerah membuat PAD daerah menurun drastis. Mulai dari hotel dan restauran yang sepi pengunjung membuat retrebusi pajak daerah juga menurun.

“Usulan kenaikan tunjangan Dewan ini sangat tidak relevan dengan kondisi kita saat ini. Untung saja kita tidak kolep dimasa pandemi ini,” kata Suhaili.

Ditambahkan, dirinya sebagai Bupati sudah dua periode (10 tahun) tidak pernah mengusulkan untuk kenaikan gaji.

“Standar nasional gaji saya Rp.5.700.000. jangankan untuk menuntut naik gaji bahkan berfikirpun tidak pernah,” kata Suhaili menambahkan (Zan/Mn)

Comments

comments