Menikmati Sunset Pantai Batas Senja

0
Salah satu destinasi baru Pantai Batas Senja di Lingkungan Mapak Belatung, Kelurahan Jempong, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pantai itu dilaunching 17 Agustus 2020 lalu.
Foto : Salah satu destinasi baru Pantai Batas Senja di Lingkungan Mapak Belatung, Kelurahan Jempong, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pantai itu dilaunching 17 Agustus 2020 lalu (MetroNTB/Man)

Mataram, MetroNTB.com – Tidak semua destinasi wisata di Nusa Tenggara Barat terekspos. Minimnya promosi membuat banyak destinasi baru harus berupaya menarik minat pengunjung dengan mempercantik diri.

Salah satu destinasi baru yang belum terekspos maksimal adalah Pantai Batas Senja. Pantai tersebut berlokasi di Lingkungan Mapak Belatung, Kelurahan Jempong, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pantai itu dilaunching 17 Agustus 2020 lalu.

Pantai tersebut berada di Jalan Lingkar Selatan, yang letaknya tidak jauh dari pantai-pantai indah di sana seperti Pantai Gading, Pantai Mapak Indah hingga Loang Baloq.

Menariknya Pantai Batas Senja ditata sedemikian apik dan sangat instagramable. Deretan lapak di sana menggunakan mini kontainer dengan balutan warna warni. Aneka kursi santai bean bag beragam warna dengan hiasan payung dan spot foto disiapkan di sana.

Menikmati sunset (matahari terbenam). Sunset akan terbenam di mata setiap pengunjung pantai di sana. Begitu indah dengan siur angin pantainya.

Pengelola pantai, Syamsul Bahri mengatakan ide menggagas pantai sejak ia menjadi kepala lingkungan. Ia mulai merintis Pantai Gading. Saat Pantai Gading mulai familiar, dirinya kemudian merintis Pantai Batas Senja itu.

“Tujuannya untuk memberdayakan masyarakat. Sehingga kita buka lagi di perbatasan Lombok Barat dan Mataram. Kita berinisiatif membuka lapak kecil di sini,” ujarnya.

Awalnya pantai tersebut tidak tertata, namun berkat tangannya, Syamsul yang merupakan anggota DPRD Kota Mataram dari Fraksi PKS ini mulai menata Pantai Batas Senja hingga mulai ramai dikunjungi seperti saat ini.

“Awalnya tidak terawat, akses jalan tidak ada. Kita kemudian buka dan berinisiatif dengan beberapa tokoh untuk bangun,” kata Syamsul menambahkan (*)

Comments

comments