Gubernur dan Kapolda Kagumi Kampung Sehat Arab Kenangan Taliwang KSB

0
Foto : Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal saat mengunjungi Kampung Sehat di Lingkungan Arab Kenangan, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa, 15 September 2020 (MetroNTB/Hms)

Sumbawa Barat, MetroNTB.com – Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat melawan pandemi COVID-19, Polda NTB bekerjasama dengan TNI dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat membuat program “Kampung Sehat” dengan sasaran di bidang kesehatan, pendidikan, keamanan hingga sosial ekonomi.

Kampung sehat yang sudah berjalan selama tiga bulan ini sudah dalam tahap penilaian dan diikuti oleh 1.136 desa di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Selain indah, kampung sehat ini mampu menekan penyebaran COVID-19 di Nusa Tenggara Barat,” ujar Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat mengunjungi Kampung Sehat di Lingkungan Arab Kenangan, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa, 15 September 2020.

Didampingi Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal, Gubernur disambut dengan lantunan salawat, marawis dan tarian khas kabupaten Sumbawa.
Dengan mematuhi protokol kesehatan, masyarakat terlihat sangat antusias menunggu kedatangan orang nomor satu di Pemprov NTB tersebut.

“Selamat pagi bu, tetap jaga kesehatan, jangan lupa tetap pakai masker,” sapa Zulkieflimanysah kepada masyarakat sambil mengingatkan untuk tetap menggunakan masker.

Kampung sehat di lingkungan Arab Kenangan ini mendapat banyak apresiasi dari Gubernur dan Kapolda NTB. Selain karena keindahan dan kebersihannya, kekompakan masyarakat yang sangat tinggi menjadi nilai tambah pada Kampung Sehat itu.

“Saya bersama pak Kapolda, sangat kagum dengan keindahan, kebersihan serta kekompakan masyarakat lingkungan Arab Kenangan,” ungkapnya

Bagaimana tidak, lanjutnya selain dihiasi bunga-bunga yang menawan sepanjang jalan, di seluruh rumah di kampung sehat tersebut telah disediakan tempat cuci tangan lengkap dengan bak sampah Organik, Non Organik dan B3.

Tidak hanya itu, sepanjang perjalanan, terlihat ibu-ibu senam dengan menggunakan masker, ada juga yang sedang menjual produk lokal. Pelayanan kesehatan hingga ruang isolasi mandiri ada di kampung tersebut.

“Ingin sekali berlama-lama di kampung sehat yang indah ini, tapi ada banyak desa lagi yang harus kami kunjungi, kami mohon izin pamit,” ucap Zulkieflimanysah kepada salah seorang masyarakat yang meminta gubernur berlama-lama di kampung sehat tersebut.

Sementara itu, Kapolda NTB, Irjen Pol Muhamamd Iqbal mengatakan, tujuan masyarakat ikut kampung sehat ini bukan semata-mata ingin mengikuti lomba ataupun mendapatkan hadiah, tapi kehadiran Kampung Sehat ini menjadi tradisi di masing-masing kampung yang ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut.

“Lomba dan hadiah jangan sampai menjadi satu-satunya tujuan, tapi kesehatan, kebersihan, keamanan hingga menggeliatnya roda perekonomian harus tetap berjalan meski lomba Kampung Sehat nantinya sudah berhenti,” kata Iqbal

Ia mengaku, Kampung Sehat harus bisa mengubah kebiasaan masyarakat. Dengan harapan, dimanapun masyarakat berada, kebiasaan untuk menggunakan masker, kebiasaan untuk saling menjaga keamanan hingga kebiasaan membeli produk-produk lokal tetap bisa dilakukan.

“Jangan sampai, kita menjalankan protokol kesehatan pada saat berada di kampung kita saja, tapi dimanapun kita berada, menjaga kesehatan diri sendiri dan keamanan orang lain harus menjadi yang utama,” tuturnya

Kapolda optimis, Kampung Sehat mampu menekan penyebaran COVID-19 di Nusa Tenggara Barat. Kampung Sehat diyakini mampu mempertahankan dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

“Kami optimis, kampung sehat mampu menekan penyebaran covid-19 dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” ucap Kapold

Lurah Arab Kenangan, Erny Petriani mengaku bangga, kampungnya bisa dikunjungi oleh Gubernur, Kapolda dan Kejati NTB. Ia mengaku, sejak lama masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan Gubernur NTB.

“Masyarakat di sini rata-rata pedagang, biasanya pagi sampai sore sepi, tapi karena Gubernur datang, masyarakat memilih untuk tidak bekerja sehari,” ungkapnya

Di Arab Kenangan sendiri, lanjut Erny, sejak pandemi COVID-19 masuk ke provinsi Nusa Tenggara Barat tidak ada satupun masyarakatnya yang terpapar. Saat kekurangan masker pun, ia meminta kepada pelaku usaha di kampungnya untuk memproduksi masker dalam jumlah banyak.

“Alhamdulillah hingga saat ini belum ada yang positif Covid-19, masker pun bisa kami produksi sendiri,” ucapnya

Selain masker, masyarakat dengan kesadarannya sendiri secara swadaya membeli tempat cuci tangan hingga menata kampungnya untuk ikut serta dalam lomba Kampung Sehat tersebut.

“Kami bersyukur masyarakat banyak yang sadar tentang pentingnya kesehatan,” kata Erny menambahkan (*)

Comments

comments