Desa Labuan Jambu Diminta Jadi Pilot Project Pengembangan SimpelDesa

0
Gubernur Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menerima silaturahmi Kepala Desa se-Kabupaten Sumbawa, di Pendopo Gubernur NTB, Senin, 10 Agustus 2020.
Foto : Gubernur Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah saat menerima silaturahmi Kepala Desa se-Kabupaten Sumbawa, di Pendopo Gubernur NTB, Senin, 10 Agustus 2020 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah meminta Desa Labuan Jambu, di Kabupaten Sumbawa menjadi lokasi pilot project pengembangan Sistem Informasi Pelayanan Desa (SimpelDesa).

Hal itu disampaikan Gubernur saat menerima silaturahmi Kepala Desa se-Kabupaten Sumbawa, di Pendopo Gubernur NTB, Senin, 10 Agustus 2020.

Gubernur juga mengingatkan, agar Kades di NTB tidak hanya fokus meminta bantuan fisik saja.

“Hal itu akan membuat desa sulit untuk maju dan berkembang,” katanya

Zulkieflimansyah juga meminta agar para Kades juga aktif meminta bantuan untuk pengembangan sumber daya aparatur desa dan masyarakat. Melalui bantuan pelatihan untuk peningkatan skill, sehingga aparatur desa dan masyarakat punya kemampuan untuk mengelola potensi sumber daya yang ada di desa setempat.

“Minta bantuan melalui Kadis Desa, untuk pelatihan dan pengembangan skill aparatur desa dan masyarakat, jangan hanya bantuan fisik saja yang diminta,” imbuhnya

Dijelaskan, SimpelDesa merupakan  sistem informasi pelayanan desa yang berbasis aplikasi. Dimana pengelolaannya akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), yang bergerak dalam penyediaan jaringan internet kepada masyarakat.

Koordinator SimpelDesa di NTB, Dedik Okdalima menjelaskan, program yang ditawarkan ini bertujuan untuk menghadirkan jaringan internet cepat di desa-desa, terutama desa-desa yang masih belum tersentuh jaringan internet. SimpelDesa ini akan dikelola sepenuhnya oleh Bumdes di desa setempat.

“Pemdes hanya perlu membayar 130 juta pertahun, dari sini desa bisa memperoleh pendapatan dari hasil pengelolaan jaringan internet. Program ini sudah jalan di berbagai tempat di Indonesia,” tuturnya

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan statistik Provinsi NTB, I Gede Putu Ariyadi mengatakan, Pemerintah Provinsi NTB sangat mengapresiasi program SimpelDesa tersebut.

Menurutnya, hal ini akan menjadi solusi bagi 46 desa di NTB yang masih belum tersentuh jaringan internet.

“Pemerintah menuntaskan pada tahun 2021, desa-desa harus punya jaringan internet, ini sangat nagus kami siap bekerjasama sesuai arahan gubernur,” katanya

Memanfaatkan momentum silaturrahmi tesebut, para kades juga meminta penambahan bantuan untuk masyarakat. Seperti mesin perahu dan alat tangkap, seperti Jaring untuk nelayan. Sedangkan untuk sektor pertanian, Kades meminta bantuan mesin Pompa air.

Sedangkan untuk peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat Desa, Kades meminta untuk penambahan jumlah buku untuk Perpustakaan Desa.

Selain itu, fasilitas komputer dan jaringan internet sebagai pendukung perpustakaan desa sebagai hal utama yang menjadi aspirasi para kades di Sumbawa.

Turut hadir dalam silaturahmi tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Desa dan Dukcapil Provinsi NTB, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala Badan Perpustakaan Daerah Provinsi NTB dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB. (*)

Comments

comments