Sekda Lotim Akan Dilantik Jadi Ketua MEI Lombok Timur

0
Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H Muhammad Juaini Taufik akan dilantik sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Lombok Timur.
Foto : Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H Muhammad Juaini Taufik akan dilantik sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Lombok Timur (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H Muhammad Juaini Taufik akan dilantik sebagai Ketua MES Kabupaten Lombok Timur.

“Untuk menjalankan program ini, tentu membutuhkan kapasitas, sumber daya dan energi yang besar, dan hal itu ada pada pak sekda,” ujar Sekretaris Umum Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (PW MES NTB) Najamuddin Amy, Sabtu 7 Agustus 2020

Ia menuturkan bahwa akan sangat sia-sia jika sumber daya atau kapasitas besar yang dimiliki tersebut, tidak di manfaatkan untuk kemaslahatan umat.

“Tujuan dari MES ini tidak lain adalah memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat, agar tercipta perekonomian yang baik dan sesuai dengan syariat,” terang Najamuddin

Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H Muhammad Juaini Taufik  berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menahkodai MES di Kabupaten Lombok Timur ini.

“Saya berkomitmen akan memaksimalkan kemampuannya untuk mengawal program-program yang akan dikerjakan oleh MES,” tegasnya

Perlu diketahui, program Mawar Emas sendiri merupakan program yang berawal dari kegiatan safari subuh oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

Dari situ, munculah ide dimana masjid yang biasa digunakan sebagai tempat ibadah dapat pula dijadikan sebagai salah satu tempat meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan keberadaan masjid ini, diharapkan masyarakat kedepannya tidak lagi terjerat rentenir.

Program Mawar Emas ini kemudian terbentuk melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi NTB. Program ini juga melibatkan beberapa instansi dengan tujuan utama yaitu mempermudah akses keuangan berbasis masjid serta melawan rentenir di tengah masyarakat. (*)

Comments

comments