Pemprov NTB Siapkan 100 Beasiswa untuk Mahasiswa Kampus Swasta

0
255
Gubernur NTB, Zulkieflimansyah didampingi Sekda NTB, H Lalu Gita Ariadi saat menerima silaturahmi sejumlah rektor perguruan tinggi swasta, di ruang kerjanya, Jum’at 10 Juli 2020
Foto : Gubernur NTB, Zulkieflimansyah didampingi Sekda NTB, H Lalu Gita Ariadi saat menerima silaturahmi sejumlah rektor perguruan tinggi swasta, di ruang kerjanya, Jum’at 10 Juli 2020 (MetroNTB/Diskominfotik)

Mataram, MetroNTB.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan menyiapkan beasiswa kepada 100 mahasiswa yang kuliah di berbagai perguruan tinggi swasta.

“Beasiswa akan diprioritaskan bagi kampus yang memiliki jurusan langka dan sangat dibutuhkan oleh daerah untuk percepatan potensi spesifik yang dimilikinya,” kata Gubernur NTB, Zulkieflimansyah didampingi Sekda NTB, H Lalu Gita Ariadi saat menerima silaturahmi sejumlah rektor perguruan tinggi swasta, di ruang kerjanya, Jum’at 10 Juli 2020

Beasiswa yang ditawarkan diperuntukkan bagi kampus yang memiliki jurusan-jurusan yang memang langka dan diharapkan mampu mendorong serta memberikan kontribusi besar bagi daerah sesuai dengan potensi obyektif yang ada di NTB.

Gubernur mencontohkan, di Universitas Muhammadiyah Mataram ditawarkan untuk jurusan pertambangan khusus bagi orang Dompu. Asumsinya, kata putra terbaik bangsa kelahiran Sumbawa itu, bahwa untuk 5-6 tahun kedepan ketika Sumbawa Maining tambang beroperasi di Dompu, tidak ada lagi keributan karena tidak dilibatkannya masyarakat lokal untuk mencicipi manfaat ekonomi dari aktivitas tambang tersebut.

“Bersahabat dengan investasi adalah kejernihan pemerintah daerah untuk menyiapkan SDM sejak dini, agar tidak menjadi penonton di daerahnya,” kata Zulkieflimansyah

Begitupun dengan kampus-kampus yang lain, kata dia persyaratannya adalah harus memiliki jurusan yang spesifik yang diandalkan dan punya potensi pengembangan diwilayah tersebut.

“Universitas Sumbawa misalnya mempunyai keunggulan, satu-satunya pergurung tinggi swasta yang memiliki jurusan Peternakan, maka butuh beasiswa untuk mahasiwanya sehingga melahirkan SDM handal dibidang peternakan, karena pengembangan wilayah peternakan cukup memadai disana,” tutur Zulkieflimansyah

Dikatannya, dibutuhkan kepiawaian dalam mengelola kampus sehingga mampu memenuhi kebutuhan kekinian dan jauh kedepan.

“Kalau hanya diberikan bantuan, kampus hanya biasa-biasa saja, tidak ada tantangannya,” tandasnya

Ia mengakui bahwa mengelola kampus swasta tidaklah mudah. Tapi dibutuhkan manajemen yang handal. Gubernur sempat menceritakan pengalaman panjangnya mengelola kampus swasta. Sehingga dirinya sangat memaklumi kesulitan-kesulitan yang dialami oleh para pengelola kampus swasta, yang jauh beda dengan kampus negeri.

“Oleh karena itu, saya berharap kepada Pemda kabupaten/kota juga ikut mencari cara supaya dapat berkontribusi juga pada perguruang tinggi swasta di daerahnya masing-masing,” cetusnya

Sementara itu, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB H Aidy Furqan menjelaskan  bantuan yang akan diberikan kepada perguruan tinggi ada dua, yaitu bantuan sosial dan beasiswa.

“Sesuai Pergub No. 2 tahun 2020  tentang bantuan beasiswa,” katanya

Ia menyebutkan dua (2) jenis beasiswa yaitu beasiswa umum untuk mahasiswa luar negeri dan beasiswa miskin tapi berprestasi bagi seluruh perguruan tinggi di NTB.

Beasiswa ini diberikan maksimal kepada 100 mahasiswa di perguruan tinggi yang memiliki jurusan tertentu, dengan tetap memperhatikan persyaratan dan mekanismenya.

“Apabila jumlah beasiswa untuk 100 orang mahasiswa itu belum tercapai, maka pemenuhan kapasitas selanjutnya akan dilanjutkan pada tahun berikutnya hingga mencapai 100 mahasiwa,” terang Aidy

Sedangkan, lanjutnya kriteria kampus yang menerima beasiswa miskin dan berprestasi adalah kampus yang membuka prodi atau jurusan yang mendukung pembanguna daerah dan jurusan atau prodi harus berakreditasi.

“Disamping kebijakan dan otonomi kampus yang akan menetukan syarat mahasiswa yang akan memperoleh beasiswa tersebut,” ucapnya

Beasiswa miskin ini dibagi lagi menjadi tiga (3) jenis, beasiswa miskin berprestasi, beasiswa stimulant, dan beasiswa afirmasi.

“Semua kampus di NTB dapat mengusulkan mahasiswanya sesuai aturan yang ada,” kata Aidy menambahkan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor dan perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Mataram, Universitas NU, Universitas Hamzanwadi, Universitas NW, Universitas Sumbawa, Universitas Cordova KSB dan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). (Par)

Comments

comments