Kasatreskrim Tolak Laporan Anak Terhadap Ibunya, GEMPA & IPPNU Berikan Penghargaan

0
187
Gerakan Muda Peduli Alam (GEMPA) bersama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang memberikan piagam penghargaan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartoyo menolak laporan seorang anak terhadap ibu kandungnya beberapa waktu lalu, Rabu Juli 2020
Foto : Gerakan Muda Peduli Alam (GEMPA) bersama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang memberikan piagam penghargaan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartoyo menolak laporan seorang anak terhadap ibu kandungnya beberapa waktu lalu, Rabu Juli 2020

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartoyo menolak laporan seorang anak terhadap ibu kandungnya beberapa waktu lalu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Salah satunya Gerakan Muda Peduli Alam (GEMPA) bersama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang memberikan piagam penghargaan, Rabu Juli 2020

Ketua GEMPA Jaswady mengatakan
pemberian piagam penghargaan kepada Kasatreskrim sebagai bentuk apresiasi yang telah mendahulukan rasa kemanusiaannya

“Piagam penghargaan yang diberikan oleh GEMPA dan IPPNU kali ini sebenarnya sangat tidak seberapa dibanding dengan apa yang dilakukan olek pak Priyo,” ungkapnya

Sementara, Ketua IPPNU Loteng Alinda mengatakan bahwa di zaman sekarang banyak tidak menghargai pengorbanan seorang ibu.

“Kami sangat mengapresiasi penolakan dan kami berterimakasih sekali kepada pak Priyo, sebab melalui video singkatnya yang viral tersebut, anak muda bisa belajar banyak tentang penghormatan kepada seorang ibu, jauh diatas segalanya,” ucapnya

Pada kesempatan yang sama, Kasatreskrim Polres Loteng AKP Priyo Suhartoyo menjelaskan Polri dalam melaksanakan tugasnya, mempunyai hak khusus, yang disebut hak diskresi sebagaimana terdapat dalam Pasal 18 ayat 1 UU 2 2002 tentang Kepolisian Negara RI.

“Untuk kepentingan umum pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dapat bertindak menurut penilaiannya sendiri”, selama bisa mempertanggung jawabkan yang bersifat situasional, dan itu yang saya lakukan,” terangnya

Dalam melaksanakan tugas, ada tiga (3) hal yang tidak boleh dilupakan oleh Polisi, yaitu perlindungan, pengayoman terhadap masyarakat dan penegakan hukum.

“Sebelum melakukan penegakan hukum, maka dua hal seperti perlindungan dan pengayoman, tidak boleh dilupakan,” tuturnya

Ia berharap kepada masyarakat jika ada masalah terlebih dahulu diselesaikan dengan musyawarah sebelum dilaporkan.

“Saya harap jika ada permasalahan yang terjadi di tengah keluarga, seharusnya diselesaikan terlebih dahulu dengan bermusyawarah, sebelum di laporkan ke pihak yang berwajib, kecuali bila permasalahan tersebut benar-benar berat,” kata Priyo menambahkan (*)

Comments

comments