Lasqi NTB Bisa Dorong Penguatan Sosialisasi Lewat Seni Islami

0
66
Ketua TP-PKK Provinsi NTB sekaligus Ketua Umum DPW LASQI NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah saat melantik LASQI Kabupaten Lombok Timur sekaligus menyerahkan bantuan kepada pelaku seni di Pendopo Wakil Bupati Lombok Timur, Rabu, 8 Juli 2020.
Foto : Ketua TP-PKK Provinsi NTB sekaligus Ketua Umum DPW LASQI NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah saat melantik LASQI Kabupaten Lombok Timur sekaligus menyerahkan bantuan kepada pelaku seni di Pendopo Wakil Bupati Lombok Timur, Rabu, 8 Juli 2020 (MetroNTB/Hms)

Lombok Timur, MetroNTB.com – Di era modern ini, generasi muda banyak memiliki alternatif seni yang bukan dari budaya timur. Untuk itu, menjadi tantangan bagi seluruh pihak khususnya Lembaga Seni dan Qasidah Islam (Lasqi) untuk memberikan perwujudan agar nilai-nilai islam dan dakwah Islam dapat tersebar kepada masyarakat.

“Tentu saja menjadi tantangan bagi pengurus Lasqi, bagaimana kaum muda tentunya nanti bisa melihat seni dan qasidah Islam bisa tersalurkan melalui Lasqi ini,” ujar Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPW LASQI NTB, ketika menghadiri pelantikan LASQI Kabupaten Lombok Timur sekaligus menyerahkan bantuan kepada pelaku seni di Pendopo Wakil Bupati Lombok Timur, Rabu, 8 Juli 2020.

Niken mengatakan dengan adanya Covid-19 menjadi tantangan, khususnya para pekerja seni dan seniman di seluruh Indonesia.

“Hal ini mempengaruhi beberapa aspek kehidupan, salah satunya pada aspek ekonomi,” katanya

Oleh karena itu, dengan kondisi seperti saat ini tidak mematahkan semangat pekerja seni untuk tetap berkarya dan memberikan semangat kepada masyarakat.

“Para seniman tetap membuat sebuah karya atau lagu qasidah yang memberikan semangat kepada masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan dari pemerintah. Seperti mengikuti protokol kesehatan, memiliki jiwa optimisme dan pesan-pesan dakwah yang lain,” tutur Niken

Ia meminta agar Lasqi Lombok Timur berperan tidak hanya dalam qasidah tradisional saja, tetapi juga dapat berperan dalam qasidah kolaborasi yang melibatkan seni musik dan seni tari. Sehingga para seniman musik tradisional khas Lombok Timur bisa dikreasikan dan menjadi sebuah pertunjukan yang unik dan khas bagi Lombok Timur.

“Kita bisa menunjukan kepada para wisatawan yang datang, bahwa inilah wisata halal itu termasuk pertunjukannya, tariannya, lagu-lagu bersifat dakwah dan tentu saja kita semua memiliki kekhasannya,” imbuhnya

Senada, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Rumaksi SJ mengatakan lembaga qasidah harus dibudayakan, mengingat qasidah adalah seni yang bernafaskan Islam.

Ia meminta kepada para pengurus Lasqi yang baru dilantik tersebut untuk melakukan regenerasi, sehingga bukan hanya orang tua namun anak-anak muda Lombok Timur juga dapat berkontribusi dan mengenal seni qasidah.

“Supaya mata memandang senang, telinga mendengar indah. itu yang kita inginkan supaya melatih putra-putri kita yang ada ini supaya ibu-ibu PKK mengintervensi anak-anak kita ini,” harapnya.

Selain itu juga, Rumaksi menyampaikan agar masyarakat terbiasa hidup dalam pandemi COVID-19 ini, namun harus waspada dengan tetap menggunakan protokol kesehatan dan makan-makanan yang bergizi.

“Sehingga kita tidak tertular dengar virus corona ini,” tandasnya

Sementara, Ketua DPD Lasqi Lombok Timur Hj Sitti Kudsiyah Rumaksi mengaku bangga dengan anggota Lasqi Lombok Timur, meskipun diusia yang tidak muda lagi bukan menjadi hambatan untuk terus berkreasi dan berperan serta dalam membangun masyarakat.

“Kepada para pengurus, saya mengajak untuk terus bersemangat menggali potensi dan meningkatkan pengetahuan beserta saling menghargai satu sama lain bahwa keberhasilan kita adalah keberhasilan Lombok Timur,” katanya. (Hms/*)

Comments

comments