Gubernur Prihatin Banyaknya Generasi Muda NTB Terlibat Kasus Narkoba

0
82
Foto : Gubernur NTB H Zulkieflimansyah (MetroNTB/Dok)

Mataram, MetroNTB.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah prihatin atas banyaknya generasi muda yang terlibat kasus penyalahgunaan narkotika dan obatan obatan berbahaya.

“Banyaknya generasi muda yang menjadi korban narkoba harus menjadi atensi kita bersama. Sangat memprihatinkan sekali jika yang masih muda-muda ini terlibat narkoba,” ujarnya

Ia berharap agar persoalan penggunaan barkoba di dalam Lapas harus menjadi perhatian serius untuk diberi pembinaan dan mulai dipikirkan juga tempat rehabilitasi pengguna narkoba di NTB.

Kepala BNN NTB Brigjen Pol Gede Sugianyar mengatakan, hampir 80 persen pengendalian dan peredaran narkoba dari dalam Lapas.

“Data itu dikeluarkan dari rilis BNN pusat maupun dari Mabes Polri,” ungkapnya

BNN NTB menargetkan dapat merehabilitasi 1.500 pecandu narkoba dalam periode Tahun 2020 dari tahun sebelumnya yang merehabilitasi 1.252 pasien.

“NTB memiliki 43 lembaga rehabilitasi pecandu narkoba yang terbanyak diisi pecandu usia produktif. Oleh karena itu, sasaran pencegahan yang efektif adalah kaum pelajar dan mahasiswa,” ungkap Sugianyar

Ia menjelaskan jika dilihat dari perbandingan data 2018-2019, persentasenya meningkat 30,15 persen, dari 962 menjadi 1.252 pasien rehabilitasi. Pada triwulan pertama di awal tahun 2020 BNNP NTB telah menjalankan kegiatan asesmen.

“Untuk asesmen yang dilakukan secara terpadu, BNNP NTB sudah melayani 99 orang, sedangkan untuk Assessment medis sebanyak 25 orang,” tandasnya

“Dari karakteristik pasien rehabilitasinya, tercatat masih di dominasi usia rentang 15-20 tahun dan 21-25 tahun dengan mayoritas konsumsi golongan satu, jenis bukan tanaman, yakni sabu-sabu,” kata Sugianyar menambahkan (*)

Comments

comments