Munculnya Nama Lale Prayatni Jadi Spirit Baru Pilkada Loteng

0
260
Foto : Ketua Hanura Lombok Tengah, Muhammad Fihiruddin, Lale Prayatni dan Pegiat Medsos dan Tokoh Aktivis Perempuan lnaq Saodah (MetroNTB/Gde)
Foto : Ketua Hanura Lombok Tengah, Muhammad Fihiruddin, Lale Prayatni dan Pegiat Medsos dan Tokoh Aktivis Perempuan lnaq Saodah (MetroNTB/Gde)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Munculnya nama Lale Prayatni akan menjadi spirit baru kaum perempuan di Pilkada Lombok Tengah.

“Bu Lale yang saat ini menjabat asisten II Lobar saya kira sangat mumpuni di dunia birokrasi, menjadi spirit tersendiri juga bagi pembangunan SDM perempuan ke depan khususnya di Loteng,” kata Pegiat Medsos dan Tokoh Aktivis Perempuan lnaq Saodah

Ia berharap lahirnya sosok perempuan pendobrak untuk kepemimpinan masa depan Lombok Tengah.

“Saatnya kaum perempuan maju dan memimpin Loteng, saya sangat berharap bu Lale satu-satunya pemimpin perempuan yang mampu membuka tabir kepemimpinan di Loteng. Saya akan berjuang habis untuk bu Lale, saya yakin beliau mampu membawa perubahan,” ungkapnya

Lale Prayitni meyakini kesejajaran kaum perempuan dengan kaum pria telah lama terjadi. Adanya kampanye-kampanye kesetaraan gender mampu melahirkan beberapa pemimpin perempuan yang telah banyak menorehkan prestasinya dalam memimpin.

“Misalnya Wakil Gubernur kita perempuan, Bupati Bima dan Wakil Bupati Lobar juga perempuan dan banyak lagi yang lain pemimpin perempuan,” kata Inaq Saodah

Sementara, Lale Prayatni mengungkapkan sepanjang perjalanan Pilkada Lombok Tengah tak pernah dipimpin perempuan.

“Atas dasar itulah kenapa saya bertekad maju dalam gelanggang politik daerah ini,” ungkapnya

Ia menyatakan dirinya siap mengundurkan diri dari dunia birokrat bila semua sudah jelas.

“Saat ini masih menjajaki beberapa partai selain PKS yang sudah mengusung dirinya berpasangan dengan kader PKS,” katanya

Selain dengan PKS, dirinya juga sedang menjejaki sejumlah partai politik, seperti Hanura, Gerindra dan beberapa partai lainya.

Sementara Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Loteng, Muhammad Fihiruddin mengatakan, kehadirannya di kediaman Lale tidak lebih untuk saling menjajaki.

“Partai kami dinamis walaupun sebelumnya DPC Hanur Loteng juga telah menjajaki pasangan Dwi-normal, namun Dwi-Normal kita kasi deadline waktu hingga 30 Juni,” tuturnya

“Untuk memastikan segala sesuatunya sebagai keseriusan pasangan tersebut, peluang calon lain masih terbuka lebar termasuk Lale berpotensi juga loh diusung Hanura,” tegasnya singkat,” kata Fihiruddin menambahkan (red)

Comments

comments