Zona Merah, Warga Panji Sari Keluhkan Pabrik Jagung Masih Beroperasi 

0
Kapolsek Praya dan Danramil Praya Lombok Tengah turun langsung untuk menyampaikan keluhan masyarakat tersebut kepada pemilik pabrik jagung tersebut, Jum'at 1 Mei 2020.
Foto : Kapolsek Praya dan Danramil Praya Lombok Tengah turun langsung untuk menyampaikan keluhan masyarakat tersebut kepada pemilik pabrik jagung tersebut, Jum'at 1 Mei 2020 (MetroNTB/Ist)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Warga Lingkungan Darul Palah, Kelurahan Panji Sari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah keluhkan keberadaan Pabrik Jagung yang tetap beroperasi di zona Merah Covid-19

Kapolsek Praya dan Danramil Praya Lombok Tengah turun langsung untuk menyampaikan keluhan masyarakat tersebut kepada pemilik pabrik jagung tersebut, Jum’at 1 Mei 2020.

“Kalau tetap tidak mematuhi imbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini, kita akan tutup paksa,” ujar Kapolsek Praya, AKP Ketut Dewa Suwardana

Dijelaskannya, dari hasil kesepakatan bersama pemilik pabrik jagung tersebut, pihaknya memberikan batas waktu selama tiga hari untuk menyesuaikan apa yang menjadi imbauan pemerintah tersebut. Karena wilayah itu sudah masuk zona merah, pasca adanya warga lingkungan setempat yang positif corona dan reaktif 2 orang.

“Kita minta supaya operasinya di kurangi tidak sampai malam dan parkir kendaraan supaya diatur dan tidak mengganggu,” ujarnya.

Sementara itu, Pemilik Pabrik Jagung, Setya Pratama mengatakan, apa yang menjadi instruksi dari pemerintah itu pihaknya akan mengikutinya, namun dirinya meminta waktu tiga hari untuk menyesuaikan dengan barang yang keluar masuk.

“Kita siap mengurangi aktivitas, jagung yang masuk hanya dari Lombok. Tidak ada dari luar pulau Lombok, Sumbawa atau Bima,” pungkasnya.

Sebelumnya, Aktivitas bongkar muat barang di Pabrik Jagung Lingkung Daruh Palah, Kelurahan Panji Sari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah membuat masyarakat setempat resah. Karena dilingkungan tersebut sudah ada pasien positif Covid-19, sehingga warga berharap supaya pabrik jagung itu bisa ditutup sementara.

“Kita berharap supaya pabrik jagung itu di lockdown sampai kondisi ini aman,” ujar Tatok kepada wartawan, Kamis (30/4).

Dijelaskan, bahwa pasca diumumkan dan ditetapkannya salah seorang warga Lingkungan Darul Palah, Kelurahan Panji Sari, Kecamata Praya positifCovid-19 dan 2 warga lainnya reaktif rapid test. Semua gang atau trotoar masuk Lingkung setempat di tutup atau diportal warga. Namun sebuah gudang bongkar muat jagung yang berlokasi di jl.Anyelir lingkungan Darul Palah sampai saat ini masih beraktifitas seperti biasa.

Aktifitas gudang yang setiap hari ramai tersebut sangat mengkhawatirkan dan menggangu masyarakat sekitar. Disamping itu juga, para supir atau kendaraan yang masuk banyak dari luar pulau Lombok.

Terlebih saat ini sudah ada warga setempat yang dinyatakan positif covid-19. Pihaknya sudah berupa maksimal untuk menutup akses masuk guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan sudah melaporkan kegiatan pihak Kelurahan, namun hingga saat ini belum ada tindakan. (*)

Comments

comments