Ditetapkan Sebagai Transmisi Lokal, Lobar Siapkan Lokasi Karantina

0
Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid saat berdiskusi dengan Kepala Bapelkes NTB, Ali Wardana, Kamis 23 April 2020
Foto : Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid saat berdiskusi dengan Kepala Bapelkes NTB, Ali Wardana, Kamis 23 April 2020 (MetroNTB/Hms)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Wilayah Kabuapaten Lombok Barat telah ditetapkan menjadi wilayah transmisi lokal. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menyiapkan berbagai lokasi karantina.

“Kita sedang menyiapkan satu blok khusus di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) NTB untuk menjadi karantina pasien. Sedangkan untuk SMKN 1 Lingsar kita harap bisa menjadi karantina ODP,” ujar Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid saat mengunjungi Bapelkes, Kamis 23 April 2020

Menurutnya, pihaknya juga akan meminta dua gedung pelatihan hotel di SMK lainnya untuk menjadi pusat karantina lainnya.

Sementara, Kepala Bapelkes NTB, Ali Wardana yang menemui rombongan  Bupati menjelaskan bahwa pihaknya pada prinsipnya siap dengan permintaan Bupati.

“Prinsipnya kita siap selama koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi menyetujui,” kata Wardana.

Ia menerangkan, Bapelkes saat ini  dalam 3,5 tahun ini masih berada pada masa transisi kewenangan antara pusat dan provinsi. Mengenai kapasitas, Bapelkes ini bisa menampung antara 30 sampai 50.

“1 kamar bisa menampung 2 sampai 3 bed dengan fasilitas lengkap televisi, kamar mandi, dan ac. Jika terpaksa dengan daya tampung dikalikan dengan 10 ruang. Dlm kondisi outbreak, bisa terpakai seluruhnya, termasuk untuk ruang kelas dengan daya tampung 50 orang,” terang Wardana.

Kepala Bidang P3KL Dinas Kesehatan, Ahmad Taufiq Fatoni memastikan kepada Bapelkes bahwa pihaknya membutuhkan persiapan fasilitas katantina.

“Kita pinjam tempat, soal SDM, kami yang menyiapkan,” tandasnya (red)

Comments

comments