Lobar Siapkan Kuburan Apabila Ada Pasien Positif Covid-19 Meninggal

0
Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H Baehaqi saat mengevaluasi penanganan Covid 19 di Posko Satgas Kecamatan Kediri, Jum'at malam 24 April 2020.
Foto : Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H Baehaqi saat mengevaluasi penanganan Covid 19 di Posko Satgas Kecamatan Kediri, Jum'at malam 24 April 2020 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat  menyiapkan kuburan untuk pemakaman pasien positif Covid-19 apabila ada yang meninggal dunia

“Kita tidak menginginkan hal terburuk, tapi harus kita siap-siap. Jangankan Rumah Sakit, kuburan pun harus kita siapkan. Lokasinya paling sedikit berjarak lima puluh meter dari mata air untuk menjaga kontaminasi,” ujar  Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat H Baehaqi saat mengevaluasi penanganan Covid 19 di Posko Satgas Kecamatan Kediri, Jum’at malam 24 April 2020.

Ia mengatakan, pihaknya masih mengkaji terkait kuburan yang akan disiapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Lombok Barat.

“DLH kita minta mencari lokasi. Soal pemulasaran dan proses pemakamannya sedang disiapkan SOP nya oleh pihak Kemenag (Kementerian Agama, red) dan RSUD. Petugasnya pun kita siapkan,” kata Baehaqi.

Menurutnya, jika sampai ada pasien positif Covid-19 meninggal dunia saat dirawat di ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju, maka tim RSUD itu yang langsung bertugas mengurus jenazah. Begitu juga di RSAM Narmada.

“Kita juga harus menyiapkan peti mati jika ditemukan ada yang meninggal. SOP untuk mengurus jenazah Covid ini sangat ketat,” cetusnya

Ia menambahkan, berbagai persiapan dilakukan bukan karena menginginkan kondisi buruk. Tetapi semata-mata sebagai persiapan untuk skenario terburuk.

“Kita antisipasi berdasarkan kajian permodelan dari para ahli. Kita harus antisipasi jika puncak penyebaran Covid 19-ini nanti di bulan Juli Agustus,” kata Baehaqi menambahkan (*)

Comments

comments