SPN NTB Minta Pemerintah Perjelas Data Penerima Kartu Prakerja

0
Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) NTB Lalu Wira Sakti
Foto : Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) NTB Lalu Wira Sakti (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) NTB Lalu Wira Sakti meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nusa Tenggara Barat (NTB) memperjelas data penerima kartu Prakerja bagi buruh yang dirumahkan akibat Covid-19.

“Yang penting harus jelas siapa yang harus mendapatkan program kartu Prakerja tersebut,” ujar Lalu Wira saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis 16 April 2020.

Ia berharap Disnakertrans seharusnya memprioritaskan perusahaan yang disiplin dalam menjalankan aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Terutama yang berkaitan dengan ketenagakerjaan. Jangan sampai kariyawan yang rajin bayar pajak penghasilan, bayar BPJS ketenagakerjaan maupaun kesehatan dan kewajiban-kewajiban yang lain tidak mendapatkan pragram kartu Prakerja tersebut,” kata Lalu Wira

Ia menilai banyak perusahaan yang tidak pernah mengikutsertakan pekerjanya dalam program jaminan sosial. Jangan sampai mereka yang mendapatkan bantuan tersebut.

“Maka dari itu, kami minta pemerintah harus benar-benar selektif dan  bijaksana. Karena banyak sekali pengusaha yang pada saat normal tidak menjalankan kewajiban yang seharusnya dijalankan tidak mereka laksanakan,” ungkaonya

“Pekerja yang minimal mempunyai kartu BPJS ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan sebagai priorotas,” tegas Lalu Wira

Menurutnya, kalau mereka tidak punya itu maka sudah bisa dilihat pengusaha yang tidak peduli dengan pekerjanya. Bayangkan perusahaan yang memotong gaji pekerjanya untuk pembayaran BPJS tetapi pengusahanya tidak membayarkan.

“Ini bagian dari tugas pengawas dan pekerja untuk bisa membuat pengaduan langsung biar oknum atau atau pemilik perusahaan bisa terungakap pidananya,” tukasnya

Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak pernah dilibatkan untuk membahas terkait program kartu Prakerja bagi buruh.

“Tidak ada dilibatakan, karena SPN sendiri tidak pernah ada undangan apapun dan tidak pernah ada pemberitahuan apapun,” kata Lalu Wire menambahkan (*)

Comments

comments