Cegah Covid-19, Dinas Perdagangan  NTB Sediakan Pasar Online

0
Foto : Banner Pasar Online Dinas Perdagangan Provinsi NTB (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Untuk mencegah penyebaran virus Covid 19, Pemerintah provinsi NTB melalui Dinas Perdagangan menyediakan layanan Pasar Tradisional Online

“Pasar Tradisional Online ini tujuannya agar kerumunan di pasar tradisional menjadi tidak terlalu banyak seperti biasanya yang terjadi di pasar kita selama ini,” ujar Kepala Dinas Perdagangan NTB H Fathurrahman, Rabu 15 April 2020

Dikatakannya, masyarakat bisa memesan kebutuhan pokok melalui nomor telepon 087755119333 atau lewat SMS, WA atau Telegram.

“Kurir siap mengantar sampai ke alamat dengan layanan one day service,” kata Fathurrahman

Ia menjelaskan bahwa layanan Pasar Online ini dapat juga dimanfaatkan oleh para pedagang di pasar tradisional dan distributor bahan pokok dalam menjual produk mengingat situasi saat ini yang mengharuskan masyarakat menjaga jarak.

“Dengan pasar tradisional online ini menjadi alternative agar eksistensi pedagang tidak ikut hilang. Fasilitas ini tersedia di pasar-pasar yang sudah ditunjuk,” jelas Fathurrahman

Pihaknya bekerjasama dengan perusahaan kurir swasta yang siap siaga di pasar yang ditunjuk, masyarakat yang menghubungi nomor layanan diatas dapat memesan kebutuhan dan langsung diantarkan.

“Di Mataram, fasilitas ini tersedia di Pasar Kebon Roek, Pagesangan dan Mandalika. Lobar di pasar Narmada, Gunungsari dan Gerung. Loteng di pasar Renteng dan Karang Bulayak sedangkan di KLU di pasar Tanjung,” tuturnya

Sedangkan Pasar Murah dan Drive Thru yang digelar di halaman kantor Dinas Perdagangan menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, mie instan dan bumbu dapur seperti cabe dan bawang merah.

“Beberapa item seperti gula pasir dibatasi pembeliannya hanya dua kilogram per orang agar ketersediaannya di gerai tidak cepat habis. Gula pasir dijual dengan harga 12 ribu rupiah per kilogram. Tepung terigu seharga 8 ribu rupiah sedangkan bumbu seperti cabe merah dijual 8 ribu rupiah per kilogram. Ada pula minuman ringan dan sabun cuci yang dijual di bawah harga pasar,” kata Fathurrahman menambahkan (*)

Comments

comments