PMKRI Mataram Tawarkan Sejumlah Solusi Terkait Penanganan Covid-19

0
Ketua Presidium PMKRI Mataram Andreas Petrus Wskey
Foto : Ketua Presidium PMKRI Mataram Andreas Petrus Wskey (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Penyebaran Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB) sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan pres release Gugus Tugas Provinsi NTB 14 April 2020 jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak empat puluh satu (41) orang.

“Kami PMKRI Mataram mengusul sejumlah solusi kepada pemerintah terkait penanganan Covid-19,” ujar Ketua Presidium PMKRI Mataram Andreas Petrus Wskey, Selasa malam 14 April 2020

Sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 pemerintah wajib menyediakan tim medis maksimal dua orang di setiap Desa/Kelurahan untuk memeriksa rutin suhu tubuh masyarakat lingkungan sekitar.

“Kami usulkan pemerintah melakukan pemeriksaan masal di setiap Desa/Kelurahan sebagai langkah dini mencegah penyebaran Covid-19,” kata Andreas

Selain itu, pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan harus di perketat pemeriksaan. Setiap warga yang masuk NTB harus di karantina selama 14 hari demi menghindari tertularnya Covid-19.

Menurutnya, pemerintah seharusnya menyediakan ruangan karantina khusus di pelabuhan dan bandara, sehingga masyarakat yang di karantina mendapatkan pemeriksaan yang serius.

“Langkah ini salah satu langkah untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui pintu masuk NTB,” katanya

Andreas juga mengatakan untuk mendeteksi dini penumpang yang datang dari daerah terjangkit dan mengoptimalisasi pemasangan thermal scanner dan pemantauan health alert card (HAC) sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Ditambahkannya, dalam masa karantina pemerintah daerah harus menjamin ketersediaan makanan.

“Pemerintah juga menyediakan fasilitas yang memadai untuk setiap rumah sakit yang menjadi penanganan pasien positif Covid-19,” kata Andreas menambahkan (red)

Comments

comments