Ini Tujuh Klaster Sumber Penyebaran Covid-19 di NTB

0
Foto : Ilustrasi Covid-19 (MetroNTB/Dika)

Mataram, MetroNTB.com – Sekretaris Daerah Selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB H Lalu Gita Ariadi mengungkapkan bahwa petugas kesehatan telah mengidentifikasi 7 (tujuh) klaster sumber penyebaran Covid-19 di NTB.

“Klaster Gowa, Klaster Bogor, Klaster Jakarta, Klaster Sukabumi, Klaster Bali, Klaster Luar Negeri/kapal pesiar dan Klaster transmisi lokal,” ujar Sekda melalui pres release yang diterima MetroNTB.com, Senin malam 13 April 2020.

Ia menjelaskan dari seluruh klaster tersebut, Klaster Gowa mencatat kasus positif paling banyak yakni sebanyak 10 kasus positif Covid-19. Jumlah ini berpotensi bertambah, karena dari 750 orang warga NTB yang pulang dari kegiatan di Gowa Sulawesi Selatan.

“Sebanyak 369 orang telah dilakukan pemeriksaan melalui rapid test, dengan hasil 16,5% menunjukkan reaktif sedangkan 83,5% non reaktif,” terang Lalu Gita

Selanjutnya, untuk mendapatkan hasil yang valid akan diuji sampel swab pada laboratorium Biomedik RSUD Provinsi NTB dan Laboratorium pada Rumah Sakit Unram.

Menurutnya, untuk menghindari penularan lebih luas, semua warga diminta yang pulang dari daerah terjangkit, khususnya untuk warga yang pulang dari Klaster Gowa agar tetap disiplin melaksanakan isolasi diri, terus meningkatkan kesadaran untuk menjaga keselamatan diri, keluarga dan masyarakat luas.

“Jujur memberikan informasi dan melaporkan diri kepada petugas medis. Taat kepada pemerintah adalah bagian dari ajaran agama, sehingga kami yakin warga yang baru pulang dari Klaster Gowa akan membantu pemerintah dengan maksimal untuk keselamatan bersama,” tegasnya

Sekda juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan
Covid-19.

“Kita semua adalah garda terdepan untuk mencegah dan menghentikan penularan virus ini. Oleh karenanya, mari terus jaga kewaspadaan, memperhatikan seluruh himbauan pemerintah, menerapkan physical distancing minimal dua meter, senantiasa menjaga kebersihan, sering cuci tangan dengan sabun di air mengalir, sebisa mungkin tetap berada di rumah serta selalu memakai masker jika terpaksa harus keluar rumah,” kata Lalu Gita menambahkan (*)

Comments

comments