Bertambah 3 Orang, Positif Covid-19 Di Mataram Berjumlah 15 Orang

0
Walikota Mataram H Ahyar Abduh
Foto : Walikota Mataram H Ahyar Abduh (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Pasien positif Covid-19 di Kota Mataram bertambah tiga (3) orang. Sehingga total positif Covid-19 di Kota Mataram berjumlah lima belas (15) orang.

“Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mataram pada tanggal 10 April 2020 pukul 22 : 00 mengkonfirmasi tiga (3) pasien positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab Laboratorium Biomedis RSUD Provinsi NTB,” ujar Walikota Mataram H Ahyar Abduh melalui pres release yang diterima MetroNTB.com, Jum’at 10 April 2020.

Dikatakannya, dengan keluarnya hasil Swab tersebut, maka jumlah pasien positif Covid-19 Kota Mataram sebanyak lima belas (15) pasien dengan rincian dua belas (12) pasien dalam perawatan, satu (1) pasien sembuh dan dua (2) pasien meninggal.

“Pemerintah Kota Mataram mengimbau kepada semua lapisan masyarakat kota Mataram untuk secara aktif menerapkan sosial distansing, physical distansing dan membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Ahyar

Adapun pasien positif Covid-19 per 10 April 2020.

Pertama, pasien nomor 22, an. Ny. FES, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Pasien memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik

Kedua, pasien nomor 23, an. Ny. MP, perempuan, usia 51 tahun, penduduk Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan Pasien nomor 18. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Ketiga, pasien nomor 24, an. Ny. DC, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Kecamatan Ampenan Kota Mataram. Pasien tidak memiliki riwayat bepergian ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan Pasien nomor 18. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik (red)

Comments

comments