Ahyar Wajibkan Kaling Laporkan Warga Yang Baru Datang Dari luar Daerah

0
Walikota Mataram, H Ahyar Abduh.
Foto : Walikota Mataram, H Ahyar Abduh (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Kasus positif Covid-19 bertambah, Walikota Mataram H Ahyar Abduh sebagai Ketua Gugus Tugas Mataram mewajibkan semua Kepala Lingkungan (Kalung) untuk melaporkan kepada Gugus Tugas jika ada warga yang baru datang dari luar daerah.

“Kalung wajib laporkan warga yang baru pulang untuk selanjutnya dilakukan screening dan diambil tindakan sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19,” kata Ahyar, Jum’at 10 April 2020

Selain itu, kewajiban untuk melakukan isolasi diri juga diterapkan untuk warga Mataram dan luar Mataram yang baru datang ke Mataram dari daerah lain atau dari luar negeri.

Ia mengimbau agar warga yang baru datang memiliki kesadaran untuk melapor ke Kepala Lingkungan untuk diperiksa kesehatannya dan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

“Kita minta Kepala Lingkungan menjelaskan juga ke warganya terutama yang baru datang dari luar untuk isolasi diri. Selama isolasi atau karantina 14 hari akan dipantau kesehatannya karena masa 14 hari itu masa inkubasi virus corona,” tutur Ahyar

Isolasi mandiri dan karantina 14 hari menurut Ahyar akan sangat penting agar penularan virus bisa diminimalisir.

Pemerintah Kota Mataram juga terus memperketat pemeriksaan kesehatan di tujuh pintu perbatasan masuk Kota Mataram, yang sudah sepekan ini dilaksanakan.

“Kita memperpanjang masa penerapan jam malam di Kota ini,” tandasnya

Ahyar mengimbau masyarakat tak perlu panik. Namun ia menegaskan agar masyarakat mentaati anjuran pemerintah untuk menjaga jarak atau physical distancing, rajin mencuci tangan, dan menggunakan masker saat bepergian. Hal ini harus dilakukan untuk menghindari penularan Covid-19.

“Yang terpenting masyakat kita harus mulai membangun kesadaran bersama untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini. Taati anjuran pemerintah, dan berupaya untuk saling mengingatkan. InsyaAllah dengan ikhtiar yang kita lakukan maka penyebaran Covid-19 ini bisa kita minimalisir,” tegas Ahyar (*)

Comments

comments