Sebanyak 5.000 IKM Terdampak Covid-19

0
Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) NTB, Nuryanti
Foto : Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) NTB, Nuryanti (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Sebanyak 5.000 Industri Kecil Menengah (IKM) terdampak Covid-19. Data tersebut usulan dari Dinas Perindustrian Kab/Kota

“Data masih bergerak. Kita sedang proses validasi dan verifikasi di tingkat Desa oleh Dinas Sosial dan DPMPD dan Dukcapil NTB,” ujar Kepala Dinas Perindustrian (Disperin) NTB, Nuryanti saat dikonfirmasi, Jum’at 10 April 2020

Dikatannya, IKM dan UMKM yang berdampak negatif artinya mengalami penurunan omzet, maka pemerintah akan membantu melalui beberapa hal.

“Kita akan bantu, salah satunya  melalui program JPS Gemilang, baik sebagai produsen yang akan dibeli produk-produk suplemen lokal oleh pemerintah provinsi dan dibagikan ke masyarakat terdampak diluar yang diakomodir oleh pemerintah pusa,” tutur Nuryanti

Terkait, restrukturisasi pinjaman IKM kepada perbankan, caranya IKM mengajukan permohonan jenis keriangan kepada perbankan mitranya.

“Kemudian proses validasi oleh perbankan untuk jenis keriangan yang pas bagi IKM tersebut,” terang Nuryanti

Bagi IKM yang berdampak positif akibat wabah virus corona Covid-19 mengalami kenaikan omzet yang signifikan utamanya makanan dan minuman untuk meningkatkan imunitas tubuh.

“Tetap disuport melalui subsidi kemasan bagi IKM yang memproduksi makanan dan minuman suplemen lokal di UPTD Balai Kemasan Dinas Perindustrian NTB,” katanya

Selain itu, bagi IKM tersampk Covid-19 akan mendapatkan keriangan pajak baik Pph 21 maupun PPN. IKM permesinan juga disuport dengan belanja-belanja Pemda hasil produksi mesin rintisan dan TTG buatan anak anak NTB juga.

“Pajak bagi IKM yang produksi pada masa darurat ini pun ditiadakan. Baik pajak PPN maupun Pph,” kata Nuryanti menambahkan (Mn/04)

Comments

comments