Para Kades Dapat Gunakan Dana Desa Untuk Salurkan BLT Kepada Warga Miskin

0
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMPD Dukcapil) Nusa Tenggara Barat, H Ashari
Foto : Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMPD Dukcapil) Nusa Tenggara Barat, H Ashari (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMPD Dukcapil) Nusa Tenggara Barat, H Ashari mengatakan dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19, Dana Desa dapat digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada penduduk miskin di desa.

“Para Kades dapat menggunakan Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa kepada penduduk miskin di desa,” ujar Ashari, Senin 6 Maret 2020

Dijelaskannya, kebijakan ini berdasarkan Perppu No 1 Tahun 2020 tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk penanganan Covid-19.

“Wabah Covid-19 dapat berdampak pada menurunnya kemampuan penduduk miskin di desa dalam memenuhi kebutuhan dasar,” terang Ashari

Tujuannya, untuk menjaga kemampuan daya beli penduduk miskin di desa akibat pelambatan ekonomi yang disebabkan oleh merebaknya wabah Covid-19 dan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk miskin.

“Sasarannya adalah penduduk miskin di desa dan basis pembagian individu penduduk miskin,” kata Ashari

Terkait skema BLT diberikan dalam bentuk uang tunai kepada penduduk miskin di perdesaan tanpa persyaratan. Setiap penduduk miskin diberikan 200.000 perbulan.

“BLT disalurkan oleh Kepala Desa bertahap dalam enam bulan. Dan disalurkan langsung kepada penduduk masukin penerima BLT.

Ditambahkannya, terkait data penerima BLT Desa, kepala desa melakukan pendataan penduduk miskin dan mengusulkan nama penerima BLT desa. Kepala Daerah menetapkan jumlah dan nama penerima BLT Desa.

“Data penerima BLT Desa menggunakan data penduduk miskin Kemensos. Penentuan penerima BLT Desa dikoordinasikan dengan Kemendes, Kemendagri dan Kemenkeu,” kata Ashari menambahkan (red)

Comments

comments