Bertambah Satu, Pasien PDP Covid-19 Asal Kota Mataram Meninggal

0
Walikota Mataram, H Ahyar Abduh
Foto : Walikota Mataram, H Ahyar Abduh (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Bertambah satu (1) pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 asal Kota Mataram meninggal dunia, Sabtu 4 Maret 2020

Walikota Mataram, H Ahyar Abduh mengungkapkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Bencana Non Alam Covid-19 kota Mataram mengkonfirmasi bahwa pada hari ini telah meninggal dunia YR (55 tahun) dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), asal Griya Seruni, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan setelah empat hari dirawat di RSUD Kota Mataram.

“Almarhum di rawat sejak 30 Maret 2020 di RSUD Kota Mataram,” ungkap Ahyar melalui pres release yang diterima MetroNTB.com, Sabtu 4 April 2020

Pasien setelah dirujuk dari Klinik Asy-Syifa dan dijemput tim PSC RSUD Kota Mataram. Kemudian dirawat dengan keluhan batuk dan pilek 5 hari. Kemudian sesak nafas 3 hari dan sehari demam.

“Terhadap almarhum sudah dilakukan uji Swab yang dikirim ke Litbang Kemenkes RI. Kini hasilnya tengah ditunggu oleh Pemerintah Kota Mataram,” kata Ahyar

Dikatakannya, dari hasil tracking yang dilakukan petugas, bahwa almarhum memiliki riwayat kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Corona, yaitu salah satu penderita positif kluster Bogor yang saat ini masih dirawat di RSUD Kota Mataram.

“Dia memiliki riwayat pernah berinteraksi dengan penderita positif Corona kluster Bogor,’’ tuturnya

Untuk memutus mata rantai penyebaran corona. Petugas sudah melakukan contact tracking terhadap keluarga maupun orang yang pernah kontak dengan almarhum.

“Kami juga meminta masyarakat untuk tetap tenang. Tetap menerapkan social distancing, hindari keramaian, kurangi aktifitas di luar rumah dan melakukan pola hidup sehat,’’ kata Ahyar menambahkan (red)

Comments

comments