Wagub NTB Ingatkan Pejabat Kompak Atasi Penyebaran COVID-19

0
Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat melantik 98 pejabat di Gedung Graha Bakti kantor gubernur NTB, Jumat, 20 Maret 2020.
Foto : Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat melantik 98 pejabat di Gedung Graha Bakti kantor gubernur NTB, Jumat, 20 Maret 2020 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan para pejabat untuk kompak mengatasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Demikian disampaikan Wagub melantik 98 pejabat di Gedung Graha Bakti kantor gubernur NTB, Jumat, 20 Maret 2020.

“Seluruh pejabat yang dilantik untuk kompak dan bergotong royong mengatasi penyebaran virus Corona atau Covid-19,” ujarnya

Rohmi mengatakan saat ini, bangsa Indonesia dan dunia sedang mengalami cobaan wabah yang betul-betul harus dihadapi secara bersama.

“Kalau ada orang bertanya siapa yang bisa menolong kita dalam wabah ini tidak ada yang bisa menolong kita. Kita harus menolong diri kita sendiri dan kita harus mulai dari masing-masing diri kita masing-masing,” tegas Rohmi

Sekarang, lanjutnya bukan saatnya untuk mencari-cari kesalahan, mencari-cari kelemahan berbagai pihak untuk kemudian membenarkan apa yang dilakukan sendiri.

Karena sesungguhnya kalau mau menang dalam pertarungan kesulitan yang sedang dihadapi sekarang ini, kuncinya adalah kegotongroyongan, kekompakan, kesungguh-sungguhan dan betul-betul harus mulai dari diri sendiri.

“Virus ini ditularkan melalui percikan percikan liur. Maka tentunya bagi kita semua masyarakat NTB yang harus kita pahami adalah bagaimana menjaga diri kita dan keluarga kita jangan sampai kita mendengar berita-berita yang tidak benar akhirnya kita ikut-ikutan mempolitisasi keadaan ini,” ungkap Rohmi

Karena itu, Rohmi mengingatkan sejumlah hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pertama, tentu sebagai hamba Allah yang banyak kekurangan, harus meningkatkan amal ibadah.

“Ini adalah masa sulit Bapak Ibu mari kita perbanyak ibadah kita perbanyak doa, kita zikir, kita perkuat sikap empati kita. Apa yang bisa kita lakukan untuk menolong sesama kita,” ajaknya.

Kedua, lanjut Rohmi, masyarakat senantiasa menjaga kebersihan, dengan selalu mencuci tangan. Setiap selesai melakukan atau memegang sesuatu, atau melakukan kontak dengan siapapun, masyarakat harus lebih sering mencuci tangan. Meski tidak harus dengan hand sanitizer. Masyarakat diminta tidak Panik apabila tidak ada hand sanitizer.

“Kemudian jangan sering-sering menyentuh muka. Karena memang virus ini masuknya lewat mata, lewat hidung lewat mulut. Memang itu tidak gampang tetapi harus kita biasakan dari diri kita sendiri,” tandasnya

Masyarakat diminta untuk tidak berbagi makanan atau  berbagi wadah untuk makan termasuk minuman. Karena masyarakat tidak pernah tahu siapa yang menjadi carrier virus ini.

“Yang bisa kita lakukan adalah memproteksi diri dan keluarga, menjauhi kerumunan, menjaga jarak sosial,” cetusnya

Wagub juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap remeh COVID-19. Serta yang perlu juga dilakukan adalah saling mengingatkan tentang bahaya COVID-19 ini.

“Kita perlu memanfaatkan matahari yang ada antara jam 9.10 lima belas menit berjemur, itu sudah sangat membantu. Mudah-mudahan bapak ibu juga yang ada di sini senang berbagi dengan siapapun. Yang Bapak Ibu temui ingatkan warga kita, semuanya dimanapun Bapak Ibu bertemu Jangan sampai kita melihat kita melakukan pembiaran pembiaran yang akhirnya nantinya akan kita sesal sendiri,” kata Rohmi menambahkan (red)

Comments

comments