Pelabuhan Bangsal Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan 

0
63
Salah seorang petugas saat melakukan pemeriksaan Pemeriksaan kesehatan wisatawan asing, domestik maupun warga lokal yang tiba dari Tiga Gili diperiksa satu persatu suhu tubuhnya serta pemeriksaan lainnya sesuai SOP yang berlaku, Selasa 17 Maret 2020
Foto : Salah seorang petugas saat melakukan pemeriksaan Pemeriksaan kesehatan wisatawan asing, domestik maupun warga lokal yang tiba dari Tiga Gili diperiksa satu persatu suhu tubuhnya serta pemeriksaan lainnya sesuai SOP yang berlaku, Selasa 17 Maret 2020 (MetroNTB/Hms)

Lombok Utara, MetroNTB.com – Pasca Gubernur NTB mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait penutupan akses kapal cepat dari Bali ke tiga Gili yaitu Gili Trawangan, Meno dan Air, Pelabuhan Bangsal Pemenang Kabupaten Lombok Utara mengintensifkan pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan wisatawan asing, domestik maupun warga lokal yang tiba dari Tiga Gili diperiksa satu persatu suhu tubuhnya serta pemeriksaan lainnya sesuai SOP yang berlaku.

Tim pemeriksa terdiri dari KKP Kelas II Mataram, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, kepolisian serta sejumlah lembaga terkait.

Salah seorang petugas pemeriksaan
dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Mataram, Budi Kusumaningrum mengungkapkan bahwa pemeriksaan terkait Virus Corona atau COVID-19 telah dilakukan sejak bulan Februari lalu.

“Saat itu pemeriksaan hanya terfokus kepada wisatawan asing saja, namun mulai Senin kemarin sudah dilakukan kepada warga lokal juga,” ujarnya

“Kalau kemarin fokus kita di fastboat, karena sekarang ini sudah ditetapkan menjadi bencana nasional maka kita juga untuk pelayanan publik umum kita juga melakukan pemeriksaan,” kata Budi

Ia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respon dari SE Gubernur kemarin. Dengan kerjasama dan koordinasi dari berbagai pihak. Ia berharap tindakan antisipasi ini dapat mencegah penyebaran pandemi Corona di NTB.

“Sudah ada arahan dari pemerintah pusat, kami dibawah naungan Kemenkes, kemudian kita juga koordinasi bersama pemerintah daerah, bekerja bersama-sama,” terang Budi.

Senada dengan Budi, petugas pemeriksaan lainnya I Nyoman Suratha menerangkan bahwa pemeriksaan di tempat akses masuk sudah mulai dilakukan sejak awal mula Corona mewabah ke Indonesia.

“Seperti yang dilihat, tamu-tamu yang datang kita lakukan pemeriksaan,” ucap pria yang merupakan koordinator petugas dari Puskesmas Nipah tersebut.

Sementara itu, Laili, salah seorang pekerja di Gili Trawangan memberikan tanggapannya terkait dengan kebijakan pemerintah ini. Ia menilai tindakan antisipasi pemerintah sudah tepat. Menurutnya, kesehatan dan keamanan sangatlah penting.

“Kita setuju, karena meskipun ada pengaruh dengan penghasilan kita, kita dapat maklumi demi kesehatan dan keselamatan kita bersama,” cetusnya

“Saya berharap ada sosialisasi yang masif dan berkala kepada masyarakat,” kata Laili menambahkan (Hms/*)

Comments

comments