Wartiah Dorong Pengembangan Desa Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif

0
Anggota DPR RI Dapil NTB II atau Pulau Lombok, Dra Hj Wartiah didampingi Kepala Desa (Kades) Sesaot Lingsar Lombok Barat Yuni Hariseni saat serap aspirasi bersama Kades se-Lobar di Lesehan Green Asri, Jalan Ahmad Yani Lingkar Utara, Sayang-Sayang Cakrangera Kota Mataram, NTB, Kamis 5 Maret 2020.
Foto : Anggota DPR RI Dapil NTB II atau Pulau Lombok, Dra Hj Wartiah didampingi Kepala Desa (Kades) Sesaot Lingsar Lombok Barat Yuni Hariseni saat serap aspirasi bersama Kades se-Lobar di Lesehan Green Asri, Jalan Ahmad Yani Lingkar Utara, Sayang-Sayang Cakrangera Kota Mataram, NTB, Kamis 5 Maret 2020 (MetroNTB/Opan)

Mataram, MetroNTB.com – Anggota DPR RI Dapil NTB II atau Pulau Lombok, Dra Hj Wartiah mendorong pemerintah provinsi NTB mengembangkan desa wisata berbasis ekonomi kreatif.

“Ke depan kita harap desa wisata yang kembangkan pemerintah daerah berbasis ekonomi kreatif, agar bisa memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat setempat,” ujar Wartiah saat serap aspirasi bersama Kades se-Lobar di Lesehan Green Asri, Jalan Ahmad Yani Lingkar Utara, Sayang-Sayang Cakrangera Kota Mataram, NTB, Kamis 5 Maret 2020.

Ia meminta pengelolaan desa wisata meningkatkan infrastruktur pendukung dan memiliki kekhasan tersendiri dan kreativitas sebagai daya tarik bagi wisatawan.

“Desa wisata itu perlu menyiapkan kreasi-kreasi budaya dengan mengedepankan budaya lokal,” kata Wartiah

“Saya berkomitmen untuk memperjuangkan pengembangan desa wisata ini dengan kemitraan kami di komisi XII DPR RI,” tandasnya

Sementara, Kepala Desa (Kades) Sesaot Lingsar Lombok Barat Yuni Hariseni mengungkapkan bahwa pengembangan desa wisata perlu diberikan penguatan SDM bagi pengelola.

“Kami harap kepada pemerintah untuk bisa memberikan penguatan SDM bagi pengelola melalui pelatihan-pelatihan atau yang lainnya,” katanya

Di samping pemerintah memberikan dukungan untuk penataan infrastruktur desa wisata, tidak kalah pentingnya penguatan SDM.

“Pengembangan desa wisata ini bisa mengurangi angka pengangguran,” kata Yuni menambahkan (red)

Comments

comments