Gubernur NTB Usulkan Enam Proyek Prioritas Ke Pemerintah Pusat

0
112
Gubernur NTB, Dr Zulkieflimamsyah saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah (TKP) 2021 di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rabu 4 Februari 2020
Foto : Gubernur NTB, Dr Zulkieflimamsyah saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah (TKP) 2021 di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rabu 4 Februari 2020 (MetroNTB/Hms)

Jakarta, MetroNTB.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr H Zulkieflimansyah mengusulkan enam (6) proyek prioritas ke pemerintah pusat.

Usulan tersebut disampaikan gubernur
Pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah (TKP) 2021 di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rabu 4 Februari 2020

“Keenam usulan ini kami harapkan bisa diakomodir oleh pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima MetroNTB.com

Gubernur memaparkan enam (6) usulan yang diprioritaskan ini antara lain, destinasi pariwisata prioritas Mandalika dan MotoGP 2021, pemulihan pasca bencana NTB, industrialisasi di NTB.

Selain itu juga pembangunan jalan daerah potensial terisolir di Pulau Sumbawa, zero waste dan project strategis provinsi NTB dengan pengembangan global hub bandar Kayangan sebagai poros maritim dunia.

Pada usulan pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas, Gubernur mengatakan akan mengembangkan kawasan pariwisata dengan menciptakan Bali baru melalui pembangunan KEK Mandalika, Geopark Rinjani, Geopark Tambora, SAMOTA, SAKOSA (Sangiang, Komodo, Sape).

Sedangkan pada konsep Industrialisasi yakni melalui pengembangan kawasan industri smelter dan industri turunan serta peningkatan nilai tambah produk olahan pertanian maupun peternakan membentuk “Singapura Baru”.

Selain pariwisata, pemerintah provinsi juga mengusulkan berbagai aksebilitas di NTB mulai dari pembangunan jembatan Samota, pembangunan pelabuhan Kilo, jembatan Lewemori, juga pengembangan Bandara dan pembangunan jalan akses bandara M. Salahuddin Bima.

“Insya Allah NTB cukup mendapat perhatian dan bantuan untuk pengembangan pariwisata, industrialisasi dan zero waste,” ungkapnya

“Pak Menteri Bappenas kita ini lahir di Mataram, wajar jika perhatian beliau pada NTB begitu besar. Terima kasih Pak Menteri,” kata gubernur menambahkan (Hms/*)

Comments

comments