Gubernur NTB Raih Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP

0
Foto : Menteri Dalam Negeri H Muhammad Tito Karnavian memberikan penghargaan Karya Bhakti Satpol PP kepada Gubernur NTB Dr Zulkieflimamsyah acara puncak Kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja ke-70 dan Perlindungan Masyarakat ke - 58, di Eks Bandara Selaparang Kota Mataram, Selasa 03 Maret 2020 (Hms)
Foto : Menteri Dalam Negeri H Muhammad Tito Karnavian memberikan penghargaan Karya Bhakti Satpol PP kepada Gubernur NTB Dr Zulkieflimamsyah acara puncak Kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja ke-70 dan Perlindungan Masyarakat ke - 58, di Eks Bandara Selaparang Kota Mataram, Selasa 03 Maret 2020 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP. Penganugerahan diberikan atas komitmen dan kepedulian Gubernur NTB dalam meningkatkan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTB.

Penghargaan tersebut diserahkan pada acara puncak Kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja ke-70 dan Perlindungan Masyarakat ke – 58, di Eks Bandara Selaparang Kota Mataram, Selasa 03 Maret 2020.

Selain Gubernur NTB, beberapa kepala daerah juga menerima penghargaan tersebut, antara lain Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Bali, Walikota Mataram, Walikota Jambi, dan Bupati Lebak.

Menteri Dalam Negeri H Muhammad Tito Karnavian mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa.

“Mari kita jadikan HUT Satpol PP dan HUT Satlinmas ini sebagai momentum untuk mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa dalam keberagaman demi mewujudkan ketenteraman dan ketertiban serta perlindungan masyarakat menuju Indonesia Maju,” ajak Mendagri.

Ia menjelasakan pedoman kerja bagi Satpol PP merujuk kepada Permendagri Nomor 54 Tahun 2011 tentang Standar Operasional Prosedur Satuan Polisi Pamong Praja dan bagi Satlinmas keterlibatan secara aktif sebagai tenaga Pengamanan Langsung (Pamsung) dalam Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dengan berpedoman Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi Undang-Undang serta Permendagri Nomor 10 Tahun 2009 tentang Penugasan Satlinmas dalam Penanganan Ketenteraman, Ketertiban dan Keamanan Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

“Saya haturkan rasa bangga dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat atas pengabdiannya dalam mengemban tugas dan memberikan perlindungan serta pelayanan yang tulus demi mewujudkan rasa tertib, tenteram dan aman kepada masyarakat,” ujarnya

Tito meminta Satpol PP dan Sat-Linmas untuk senantiasa mengedepankan profesionalitas dan meningkatkan kapasitas diri guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Tingkatkan profesionalisme serta kapasitas aparatur, ciptakan sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah guna tercapainya tujuan penyelenggaraan pemerintahan menuju Indonesia Maju,” cetusnya

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri mengucapkan selamat atas perjalanan panjang pengabdian Satpol PP dan Sat-Linmas hingga menginjak usianya yang sekarang.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, atas nama pemerintah saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja ke-70 dan Selamat Ulang Tahun yang ke-58 Satuan Perlindungan Masyarakat,” ucapnya (Hms/*)

Comments

comments