GMNI Mataram Desak Pemerintah Ikut Aktif Damaikan Konflik Agama Di India

0
258
Ketua DPC GMNI kota Mataram, Al Mukmin
Foto : Ketua DPC GMNI kota Mataram, Al Mukmin (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI Kota Mataram mendesak pemerintah Indonesia berperan aktif ikut serta mendamaikan konflik antara umat Hindu dan Islam di India.

“Indonesia harus bergerak cepat untuk melakukan negosiasi dan membangun  konsesus perdamaian antara umat Hindu dan umat Muslim india agar kerusuhan dapat diselesaikan dengan cepat,” ujar Ketua DPC GMNI kota Mataram, Al Mukmin kepada MetroNTB.com, Minggu 1 Maret 2020

Ia mengatakan Sekretaris Jendral PBB Antonio Guterres seharus responsif untuk membahas misi perdamain dua belah pihak sesuai dengan tanggung jawab Perserikatan Pangsa-Bangsa.

“Konflik yang picu oleh isu agama dan keyakinan sering kali berlangsung lama. Saya melihat konflik akhir-akhir ini umat islam yang menjadi korban kekerasan,” kata Al Mukmin

Di negara Indonesia, lanjutnya Islam menjadi agama yang besar sangat mencinta perdamaian dan persaudaraan. Agama-agama lain pun diajak agar satu nafas dalam menjunjung tinggi perbedaan, begitupun sebaliknya.

“Sungguh menujukan satu lentera perjalanan agama sebagai perwujudan dasar kemanusian,” ungkapnya

Oleh kerenanya dewan pimnana cabang gerakan mahasiswa nasional indonesia kota mataram menyurukan perdamaian hingga kedua belah pihak, Agar Kemudian tidak memakan korban yang banyak pada akhirnya menimbukan perpecahan.

Al Mukmin mengutip sebuah ungkapan “Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan”. Ucapan Bung Karno ini satu gambaran bahwa pentingnya suatu bangsa dibangun atas dasar perdamaian dan persaudaraan. Jika suatu bangsa dibangun atas dasar perdamain dan persaudaraan, maka niscaya akan terwujud kehidupan yang damai dan sejahtera.

“Oleh karenanya bangsa India harus belajar dari bangsa indonesia dalam hal mencintai perbedaan suku, golongan dan agama,” katanya menambahkan (red)

Comments

comments