Kesejahteraan Guru Bagi PKB Mutlak Diperjuangkan

0
Anggota Komisi V DPRD NTB sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Akhdiyansyah saat menghadiri Peringatan Hari Lahir Persatuan Guru Inpassing Nasional (PGIN) ke-2 di Aula Kabupaten Lombok Utara pada Minggu, 23 Februari 2020.
Foto : Anggota Komisi V DPRD NTB sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Akhdiyansyah saat menghadiri Peringatan Hari Lahir Persatuan Guru Inpassing Nasional (PGIN) ke-2 di Aula Kabupaten Lombok Utara pada Minggu, 23 Februari 2020 (MetroNTB/Jelan)

Lombok Utara, MetroNTB.com – Anggota Komisi V DPRD NTB sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Akhdiyansyah menegaskan, kesejahteraan guru honorer Bagi PKB multak harus diperjuangkan.

Ia menilai mustahil kualitas pendidikan bisa ditingkatkan tanpa peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan

“Kesejahteraan guru menjadi perhatian serius PKB yang telah ditetapkan sebagai program Nasional dan ditargetkan tuntas tahun 2023,” ujarnya saat menghadiri Peringatan Hari Lahir Persatuan Guru Inpassing Nasional (PGIN) ke-2 di Aula Kabupaten Lombok Utara pada Minggu, 23 Februari 2020.

Guru To’i sapaan akrabnya mengatakan, Komisi V DPRD NTB Fraksi PKB telah merekomendasikan agar semua guru honorer di NTB baik di Kemenag maupun Kemendiknas bisa ditingkatkan kesejahteraannya menjadi guru sertifikasi, kemudian Impassing sampai akhirnya menjadi ASN.

“Perjuangan PKB tidak akan jauh-jauh dari kepentingan guru, sebab PKB lahir dari pesantren dan pesantren adalah pabriknya para guru, terutama guru agama,” cetusnya

Perwakilan Pengurus Besar PGIN Pusat Al Haddadudiin yang turut hadir dalam acara Rakowil ke 2 PGIN NTB mengatakan, sangat respek dan menyambut gembira respon Komisi V DPRD khususnya Fraksi PKB dalam upayanya memperjuangan kesejahteraan para Guru khsusnya di NTB.

“PKB memang berkah bagi guru, penyampaian beliau (Akhdiansyah. Red) luar biasa, kami para guru di PGIN siap diajak bekerjasama apabila dibutuhkan. Kami akan memberikan dukungan penuh pada beliau dalam perjuangan yang sama,” ungkapnya.

Al Haddadudin menyampaikan setidaknya ada tiga hal yang diharapkan PGIN terkait kesejahteraan guru. Pertama, PGIN ingin agar guru honorer yang belum bersertifikasi agar segera dapat disertifikasi.

Kedua, lanjutnya yang sudah sertifikasi agar ditingkatkan menjadi guru berstatus Inpasing. Ketiga guru yang sudah inpassing diharapkan bisa dibayar minimal sesuai dengan golongan dan dibayar perbulan.

Keempat, PGIN berharap agar guru-guru yang sudah inpassing ini bisa diangkat menjadi ASN seperti halnya status Honorer yang ada dibawah Kemendiknas.

Selain Anggota DPRD Provinsi Akhdiansyah, turut hadir pula di acara Harlah PGIN ini antara lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara, Kepala Dinas Dikpora KLU dan Kabag TU Kemeng NTB. (red)

Comments

comments