Beri Kuliah Umum di Unram, Wapres Bahas Penangkalan Radikalisme

0
82
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin saat memberikan kuliah umum dengan tema
Foto : Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin saat memberikan kuliah umum dengan tema "Penangkalan Paham Radikalisasi di Kalangan Mahasiswa" di Mataram, Rabu 19 Februari 2020 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Wakil Presiden Republik Indonesia Prof KH Ma’ruf Amin didampingi Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Mataram (Unram) di gedung Dome Unram, Rabu 19 Februari 2020.

Dalam kuliah umum yang bertajuk “Penangkalan Paham Radikalisme di Kalangan Mahasiswa” ini Wapres menyampaikan kepada mahasiswa¬† bahwa radikalisme merupakan sudut pandang seseorang dalam melihat sesuatu.

Radikal terorisme kata Wapres nyata adanya, sehingga kaum muda sebagai penerus bangsa jangan sampai terpapar oleh paham radikal tersebut.

“Penanganannya dilakukan dengan meningkatkan imunitas dan memperbanyak narasi positif agar tidak mudah menerima pikiran-pikiran radikal terorisme,” tegasnya

Dalam hal ini, Wapres mengapresiasi langkah Unram yang memerangi secara sungguh-sungguh paham radikal terorisme.

“Saya mengharapkan agar kampus-kampus yang lain dapat mengikuti jejak Universitas Mataram dan akhirnya saya mendoakan semoga Allah Subhanahu wa ta’ala senantiasa meridhoi setiap ikhtiar yang kita lakukan,” imbuhnya

Sementara, Gubernur NTB Dr Zulkieflimamsyah mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat datang kepada Wapres.

“Pandangan dan nasehat Wakil Presiden mudah-mudahan dapat menjadi kekuatan baru agar kami NTB, lebih kokoh dalam memperbaiki pemahaman dalam hidup dan berbangsa,” katanya

Menurut Gubernur, mengubah cara pandang merupakan fungsi dari pendidikan, pengalaman dan teman berinteraksi.

Oleh karenanya untuk mengubah cara pandang itu, Gubernur memaparkan soal program yang langsung dijalankan setelah dilantik sebagai pemimpin daerah. Salah satunya pencanangan seribu mahasiswa NTB mendapatkan beasiswa ke luar negeri untuk melanjutakan pendidikannya.

“Putra putri terbaik Nusa Tenggara Barat yang mendapatkan beasiswa ke luar negeri ini, mudah-mudahan nanti sebagaian besar yang ada di ruangan ini,” ucapnya

Bang Zul menegaskan bahwa beasiswa ke luar negeri, bukan karena NTB memiliki kelebihan uang, bukan juga karena pendidikan di dalam negeri kurang bagus jika dibandingkan dengan Universitas Universitas di luar negeri.

“Namun pesan yang paling jelas dan tegas yang ingin kami sampaikan bahwa kami ingin mengirimkan banyak anak- anak terbaik Nusa Tenggara Barat ke luar negeri untuk merubah cara pandang dalam menyikapi hidup ini,” terangnya

Dengan melanjutkan pendidikan ke luar negeri maka rasa nasionalisme akan semakin kuat. “Kami yakin, dengan mengirimkan anak-anak kami menempuh pendidikan ke luar negeri, kalau ada sedikit saja nama Indonesia atau kebangsaan kita diganggu, bergemuruh dada mereka untuk menunjukkan rasa kebangsaan dan persatuan,” ungkapnya

Menutup sambutannya Gubernur berharap Wapres bersama istri dan rombongan dapat merasakan kebagian dan ketengan dengan menikmati keindahan pulau Lombok.

Sementara itu Rektor Unram Prof. Dr. H Lalu Husni menyampaikan rasa terimakasihnya atas kesedian Wapres mengunjungi Unram di tengah kesibukannya yang sangat padat.

Dalam sambutannya, Rektor Unram menyampaikan bahwa Unram saat ini berada klaster ke 2 dari 5 klaster perguruan tinggi negeri swasta yang dirangking oleh Menristekdikti.

Sedangkan perangkingan oleh webometrics, Unram berada pada peringkat ke 17 dari 2390 perguruan tinggi.

Lebih jauh Rektor Unram menyampikan, dari 36 prodi yang ada, terdapat 3 prodi yakni Sosiologi, Komunikasi dan Hubungan Internasional yang belum bisa berdiri menjadi Fakultas Ilmu Sosial akibat terbentur kebijakan moratorium Kemenristekdikti.

“Kami sangat berharap kepada bapak Wakil Presiden kiranya dapat mencarikan jalan keluar untuk berdirinya fakultas tersebut, karena kami cukup kesulitan memerger ketiga prodi itu, karena tidak ada fakultas yang serumpun,” harap Prof Husni (Hms/*)

Comments

comments