Gubernur NTB Ajak Komite III DPD RI Tinjau Sirkuit MotoGP Mandalika

0
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr H Zulkieflimamsyah saat mengajak Komite III DPD RI meninjau Sirkuit MotoGP Mandalika, Selasa 18 Februari 2020.
Foto : Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr H Zulkieflimamsyah saat mengajak Komite III DPD RI meninjau Sirkuit MotoGP Mandalika, Selasa 18 Februari 2020 (MetroNTB/Hms)

Lombok Tengah, MetroNTB.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr H Zulkieflimamsyah mengajak Komite III DPD RI meninjau Sirkuit MotoGP Mandalika, Selasa 18 Februari 2020.

Sebanyak 12 anggota komite III DPD RI melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi NTB. Ke-12 anggota tersebut antara lain Evi Apita Maya (NTB), Muhammad Gazali (Riau), Sylviana Murni (DKI Jakarta), Abdi Sumaithi (Banten), Hilmy Muhammad (DI Yogyakarta), Ahmad Kanedi (Bengkulu), Hilda Manafe (NTT), Andi Muhammad Ihsan (Sulsel), Habib Zakaria Bahasyim (Kalsel), Fernando Sinaga (Kalsel), Iskandar Muda Baharudin Lola (Sulbar), dan Maya Rumantir (Sulut).

Sebelum meninjau KEK Mandalika, Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah di ruang kerjanya menyampaikan bahwa NTB adalah tempat lahirnya atlet-atlet nasional, khususnya di bidang atletik.

“Mungkin karena setiap hari berjalan kaki bahkan lari untuk ke sekolah,” demikian candaan Gubernur. Tapi justru disitulah mereka di tempa fisiknya secara alami oleh alam,” ujarnya

Evi Apita Maya selaku senator tuan rumah dalam sambutannya mengawali raker menyampaikan maksud kedatangan rombongan Komite III DPD RI ke NTB yakni untuk menyerap aspirasi daerah tentang permasalahan keolahragaan Nasional.

“Termasuk progres dari kesiapan daerah terhadap penyelenggaraan MotoGP,” ungkapnya

Menurut Evi, daerah harus mampu memanfaatkan event tersebut untuk memperoleh keuntungan. Menjadikan event MotoGP sebagai event sport tourism di pasar internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Sylviana Murni, senator asal DKI Jakarta berharap Gubernur juga mengembangkan olahraga modern seperti squash.

Senator yang juga Ketua Umum PB Persatuan Squash Indonesia ini menyatakan, NTB punya potensi dan peluang besar untuk turut mengembangkan olahraga squah.

“Hanya membutuhkan lapangan yang tidak terlalu besar, dan bisa dimulai di sekolah sebagai kegiatan ekstra kurikuler,” imbuh Sylvi.

Sesampai di Mandalika, anggota Komite III DPD RI dibuat takjub dengan konsep pengembangan KEK Mandalika.

I Wayan Karioka selaku GM ITDC di hadapan rombongan Komite III DPD RI menjelaskan, Mandalika ditetapkan sebagai KEK Pariwisata Mandalika  dengan PP No 52 Tahun 2014.

“Dengan luas area sebesar 1.035,67 Ha dan menghadap Samudera Hindia, KEK Mandalika diharapkan dapat mengakselerasi sektor pariwisata NTB yang sangat potensial,” terangnya

KEK Mandalika memiliki konsep pengembangan pariwisata berwawasan lingkungan dengan pembangunan obyek-obyek wisata dan daya tarik wisata yang selalu berorientasi kepada kelestarian nilai dan kualitas lingkungan hidup yang ada di masyarakat.

Kunjungan tersebut kemudian ditutup dengan silaturahim dan makan bersama di Sempiak Villas Selong Belanak (Hms/*)

Comments

comments