Management RSUD NTB Diminta Tebar Senyum Saat Layani Pasien

0
68
Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah saat menghadiri acara Survey Akreditasi Rumah Sakit Provinsi NTB, oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), di Aula Rinjani RSUD Provinsi NTB, Selasa 18 Februari 2020
Foto : Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah saat menghadiri acara Survey Akreditasi Rumah Sakit Provinsi NTB, oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), di Aula Rinjani RSUD Provinsi NTB, Selasa 18 Februari 2020 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah meminta seluruh manajemen RSUD Provinsi mulai dari cleaning service hingga direktur rumah sakit untuk senantiasa menebar senyum saat melayani pasien

“Kita harus membuktikan kepada masyarakat bahwa kita tidak main-main dari segi kesehatan,” ujarnya saat menyampaikan arahan pada Survey Akreditasi Rumah Sakit Provinsi NTB, oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), di Aula Rinjani RSUD Provinsi NTB, Selasa 18 Februari 2020

“Termasuk dalam hal yang paling penting adalah bagaimana melayani masyarakat NTB dan melayani visitor-visitor,” kata Rohmi

Dikatakannya, sebagai daerah pariwisata, tentu akan banyak orang yang datang ke rumah sakit NTB, termasuk para wisatawan mancanegara. Sehingga, peningkatan standar kualitas pelayanan menjadi keharusan.

“Jangan pernah puas. Karena apa yang kita capai saat ini masih banyak orang yang jauh lebih baik. Itu harus tetap menjadi acuan kita. Apapun yang kita capai menjadi pemicu bagi kita untuk terus, minimal mempertahankan. Dan bagaimana secepatnya mencapai nilai akreditasi yang lebih baik di masa yang akan datang,” tutur Rohmi

Sementara Direktur RSUP NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, M.Ars melaporkan dasar hukum akreditasi tersebut adalah UU Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Dalam UU tersebut diwajibkan bagi rumah sakit untuk melakukan akreditasi sekali dalam tiga tahun. Namun, setiap tahun tetap dilakukan evaluasi.

“Akreditasi ini adalah sebuah kebutuhan bagi rumah sakit, bagaimana melayani pesien,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa target jajarannya pada akreditasi ini adalah minimal mempertahankan bintang lima atau akreditasi paripurna.

“Kalau berhasil maka target selanjutnya adalah membawa RSUP menuju akreditasi internasional,” cetusnya

Ia menjelaskan bahwa dukungan Gubernur dan Wakil Gubernur terhadap bidang kesehatan sangat besar. Termasuk program zero waste telah diterapkan di lingkungan rumah sakit.

“Kami bersama seluruh jajaran rumah sakit sudah mulai menghijau halaman. Termasuk termasuk juga tidak ada lagi jajarannya yang membawa air kemasan plastik. Semua membawa Tumbler,” katanya menambahkan (Hms/*)

Comments

comments