Pilkada Serentak 2020, Hanura NTB Fokus Bangun Koalisi Partai

0
Pilkada Serentak 2020, Hanura NTB Fokus Bangun Koalisi Partai Mataram, MetroNTB.com - Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di tujuh kabupaten/kota Nusa Tenggara Barat (NTB), DPD Hanura NTB fokus membangun koalisi antar partai politik (Parpol). Bahkan beberapa partai telah membuat komitmen bersama mengusung calon.
Foto : Ketua DPD Hanura NTB H Syamsu Rijal (MetroNTB/Ist)

Mataram, MetroNTB.com – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di tujuh kabupaten/kota Nusa Tenggara Barat (NTB), DPD Hanura NTB fokus membangun koalisi antar partai politik (Parpol). Bahkan beberapa partai telah membuat komitmen bersama mengusung calon.

“Kami telah membangun komunikasi politik dengan sejumlah parpol diantaranya dengan PKS, Berkarya, PDIP, Nasdem,” ujar Ketua DPD Hanura NTB H Syamsu Rijal melalui keterangan tertulis yang diterima MetroNTB.com, Senin 17 Februari 2020.

Bahkan di beberapa Kabupaten, Hanura hampir mencapai kesepakatan koalisi dengan PKS, PDIP dan berkarya, seperti Kabupaten Bima, Dompu dan Sumbawa.

Sementara di Lombok Tengah, lanjutnya selain tiga partai tersebut, Hanura juga membangun koalisi dengan Nasdem. Setelah ada kesepakatan koalisi barulah menentukan bakal calon yang disepakati oleh partai koalisi.

“Jadi kita fokus dulu untuk membangun koalisi partai karena Hanura tidak bisa mengusung sendiri, setelah terjadi koalisi barulah kita tetapkan bakal calon berdasarkan kesepakatan di partai koalisi siapa yang akan di usung,” kata Rijal.

Terkait rekomendasi partai, Rijal menegaskan rekomendasi partai akan dikeluarkan berdasarkan kesepakatan partai koalisi.

“Hanura sampai saat ini belum mengeluarkan rekomendasi apapun,” tegasnya

Ditambahkanya, di tujuh Pilkada serentak di NTB, Partai Hanura abstain di dua daerah yakni di Sumbawa Barat dan Lombok Utara.

“Sementara di lima (5) Kabupaten/Kota, Hanura masing masing memiliki kursi, di Mataram satu (1) kursi, Loteng dua (2) kursi, Sumbawa tiga (3) kursi, Dompu dua (2) Kursi dan Kabupatean Bima tiga (3) kursi,” kata Rijal menambahkan (red)

Comments

comments