Gubernur Ingin Investasi Di NTB Berdampak Bagi Kesejahteraan Rakyat

0
92
Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah saat didaulat menjadi Keynote Speaker bersama Kapolda NTB, Irjen. Pol Drs Tomsi Tohir dan Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Drs Syamsul, di Hotel Aruna, Kawasan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Rabu 12 Februari 2020
Foto : Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah saat didaulat menjadi Keynote Speaker bersama Kapolda NTB, Irjen. Pol Drs Tomsi Tohir dan Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Drs Syamsul, di Hotel Aruna, Kawasan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Rabu 12 Februari 2020 (MetroNTB/Hms)

Lombok Barat, MetroNTB.com – Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah menginginkan agar investasi yang dikembangkan di NTB ini berkualitas.

“Saya tidak ingin hanya dengan melihat angka investasi yang besar, namun tidak memberikan dampak yang luas bagi masyarakat,” ujar saat menjadi Keynote Speaker pada Investment Forum, di Hotel Aruna, Kawasan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Rabu 12 Februari 2020.

Gubernur didaulat menjadi Keynote Speaker bersama Kapolda NTB, Irjen. Pol Drs Tomsi Tohir dan Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, Drs Syamsul.

Bang Zul sapaan akrabnya menegaskan investasi harus memberikan dampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Termasuk penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.

Ia ingin masyarakat di sekitar wilayah investasi diberdayakan sepenuhnya.

“Kita butuh investasi, tapi jangan tersandera oleh angka. Tidak ada gunanya ada investor dan nilai investasi kita tinggi, tapi masyarakat kita sengsara dan jadi penonton,” tegas Bang Zul di hadapan puluhan para investor dalam dan luar negeri.

Selain itu, Bang Zul akan menjamin kemudahan bagi para investor. Termasuk kemudahan mendapatkan izin serta pengurusan yang tidak membutuhkan waktu lama.

Hal ini kata dia sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi terkait pelayanan kepada investor.

“Tugas kami pemerintah adalah bagaimana membuat daerah ini nyaman dan ramah kepada investasi,” cetusnya

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB,  Syamsul Rizal, berharap ada sinergi dan koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dengan para investor yang akan melakukan investasi.

Ia menjelaskan realisasi investasi di NTB tahun 2019 ini, dari target Rp16 triliun, hanya tercapai Rp10 triliun. Salah satu alasannya karena adanya gempa serta adanya masalah internal para investor.

“Target untuk 2020 sebesar Rp16,8 triliun.  Sungguh merupakan target yang luar biasa berarti. Namun kami dipercayakan untuk mencapai target tersebut bukan karena kami yang hebat. Tapi ini kesempatan bagi kami untuk mencapainya,” ungkapnya

Ia menyampaikan hal lain yang perlu dapatkan di forum itu katanya, pendapat dan masukan dari pada investor untuk kebaikan bersama, khususnya pemerintah provinsi dan kabupaten kota. Agar apa yang dikerjakan oleh pemerintah provinsi  dapat terwujud.

“Saya berdoa semoga para hadirin undangan yang berbahagia yang ada di ruangan ini sehat walafiat serta selalu dilindungi oleh Allah subhanahu wa ta’ala tidak kurang suatu apapun,” imbuhnya (Hms/*)

Comments

comments