UTS Lakukan Kolaborasi Riset Dengan Peneliti Mancanegara

0
84
Foto : Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan pada acara pembukaan riset berbasis Edukasi Pada Bidang Lingkungan dan Pertanian yang berlangsung di kampus UTS, Selasa, 11 Februari 2020 (MetroNTB/Hms)

Sumbawa, MetroNTB.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) melakukan kolaborasi riset dengan para peneliti dari mancanegara.

Hal itu ditandai dengan agenda Pembukaan Riset Berbasis Edukasi Pada Bidang Lingkungan dan Pertanian yang berlangsung di kampus UTS, Selasa, 11 Februari 2020.

Fokus utama riset meliputi wastewater (pengolahan air limbah), illegal mining, dan perkebunan sayur-sayuran. Di Sumbawa nanti akan ada proyek percontohan untuk diimplementasikan di daerah lain atau negara lainnya.

Tidak tanggung-tanggung, sebelas anggota riset dari Rusia, Perancis, Vietnam, dan Thailand berkunjung ke Sumbawa guna melaksanakan observasi lebih lanjut.

Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah yang hadir pada acara tersebut mengapresiasi adanya kolaborasi riset ini. Ini bisa menjadi ruang pertukaran pemikiran antara peneliti dalam negeri dan luar.

“Saya harapkan bisa melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya

Dalam kesempatan itu Gubernur juga menyinggung soal program industrialisasi yang sedang dilaksanakan oleh Pemprov NTB. Salah satu strategi dalam industrialisasi adalah dengan mengirim dosen ataupun mahasiswa menimba ilmu di negara negara Eropa.

“Salah satu strategi pembangunan industri lokal adalah dengan mengirim dosen dan mahasiswa untuk belajar di negara-negara Eropa. Salah satunya Rusia, yang akan dimulai tahun ini,” kata Gubernur

Bang Zul, sapaan akrabnya mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia bukan berarti kurang bagus, namun dengan dikirimnya mahasiswa NTB menimba ilmu ke Eropa, wawasan dan cara pandang mereka akan menjadi lebih luas.

“Bukan semata-mata karena pendidikan di indonesia kurang bagus, tapi begitu kembali mereka membawa paradigma yang baru untuk mengembangkan daerah mereka (NTB),” katanya menambahkan (Hms/*)

Comments

comments