Gubernur Dorong BI Berpartisipasi Aktif Wujudkan Industrialisasi Di NTB

0
Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah saat memberi sambutan pada acara Pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Mataram, Senin 10 Februari 2020 (MetroNTB/Hms)
Foto : Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah saat memberi sambutan pada acara Pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Mataram, Senin 10 Februari 2020 (MetroNTB/Hms)

Mataram, MetroNTB.com – Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah mendorong Bank Indonesia untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan industrialisasi di NTB.

Demikian diungkapkan Gubernur saat menghadiri dan memberi sambutan pada acara Pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Mataram, Senin 10 Februari 2020.

“Industrialisasi adalah program utama Nusa Tenggara Barat, kalau di sini sukses, pemerintah pusat akan belajar dari kita. Jadi cita-cita ini adalah cita-cita besar,” kata gubernur

Bang Zul sapaan akrabnya menjelaskan, industrialisasi mengubah nilai tambah untuk memperoleh kesejahteraan dan kemakmuran. Hadirnya industrialisasi adalah jalan menuju cita-cita tersebut.

“Siapapun yang belajar ekonomi pasti sadar bahwa proses pengolahan, manufaktur adalah salah satu cara menuju kemakmuran dan kesejahteraan itu. Persoalan kita adalah dimana-mana pengangguran dan kemiskinan, hadirnya industrialisasi adalah jawaban dari masalah itu,” terangnya

Dikatakannya, industrialisasi di NTB ini diarahkan untuk pengolahan bahan baku, hal itu dilihat dari nilainya yang bertambah apabila diolah di tempat lain. Jika pengolahan dilakukan di tempat sendiri, maka keuntungan pengolahan bisa didapatkan.

“Kami membayangkan kalau jagung diolah di sini, kemudian hasil laut diolah di sini, hasil tambang diolah di sini, semua diolah di sini insyaallah NTB ini mengurangi kemiskinan, mengatasi pengangguran kemudian mampu menghadirkan kemakmuran untuk kita semua,” tuturnya

“Saya berharap diskusi yang dilakukan ini menghadirkan jalan keluar bagi permasalahan yang ada di NTB utamanya pada permasalahan ekonomi,” kata Bang Zul menambahkan (Hms/*)

Comments

comments